LampuHijau.co.id - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bekasi bakal lebih intens mendata para pendatang melalui operasi yustisi dalam waktu dekat. Sekretaris Disdukcapil Janus mengatakan Pemerintah Kota Bekasi tidak mau ada satu pun anggota kelompok teroris masuk ke wilayah berpenduduk 2 juta jiwa lebih ini dengan memanfaatkan arus urbanisasi. “Sebenarnya tidak sulit untuk mengidentifikasi arus urbanisasi yang ditunggangi oleh kelompok terduga teroris. Hanya saja nanti kami akan memeriksa kelengkapan dokumen dan adminitrasi setiap pendatang agar terdata dengan baik,” ucapnya, Rabu (19/6/2019). Pihaknya juga akan membangun koordinasi dengan kepolisian, kejaksaan sampai tingkat kelurahan, bahkan koordinasi dengan Densus 88 dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) juga telah diupayakan. “Koordinasi tersebut akan lebih intens jika setiap aksi teror ternyata pelaku memiliki identitas administrasi berasal dari Bekasi,” imbuhnya. Kendati demikian, pihaknya tak bisa begitu saja memberikan identitas warga Kota Bekasi secara cuma-cuma walaupun kepada pihak berwenang sekalipun. Disdukcapil hanya dapat memberi apabila ada surat resmi untuk membuka data administrasi individu yang diminta. “Karena itu kan hak privasi setiap individu. Kami juga harus menjaga kerahasiaan adminitrasi penduduk dan dalam beberapa waktu ke depan,” tutupnya. (DIR)