LampuHijau.co.id - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Subang didesak segera gelar Open Bidding untuk mengisi jabatan Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirta Rangga Subang (TRS) agar tidak terjadi kekosongan pemimpin.
Desakan tersebut disampaikan Ketua Pimpinan Cabang Angkatan Muda Kabah (PC AMK) Kabupaten Subang Agus Eko Muchamad Solihin, dalam siaran persnya, di Kabupaten Subang, Jumat (13/1/2023).
Menurutnya, jika Pemda Kabupaten Subang serius memajukan badan usaha milik daerah, maka, sejak jauh-jauh hari disiapkan orangnya. Karena, PLT Dirut Perumda TRS tinggal 1 atau 2 bulan lagi akan berakhir.
Baca juga : Anggota DPRD Jabar Desak Pemkot Depok Segera Atasi Kemacetan di Sawangan
"Jangan seperti sekarang, saya melihat, pemerintah Kabupaten Subang seperti yang ragu-ragu untuk melakukan open bidding, atau tidak? Indikasi ragunya sangat kentara, menjelang akhir PLT, masih belum dibentuk tim untuk melakukan atau tidak melakukan open bidding," ujar Eko.
Kalau dilakukan open bidding, kata Eko, tim yang harus dipersiapkan sangat kompleks, sementara kalau tidak dilakukan open bidding, cukup di internal saja. Lain dari itu, tambah Eko, kalau dilakukan open bidding, harus dilakukan pengumuman seleksi minimal 1 bulan sebelum pelaksanaan.
Oleh sebab itu, kata dia, peranan Sekretaris Daerah dan Kepala Bagian Perekonomian serta Assisten bidang perekonomian, sangat menentukan maju mundurnya BUMD di Kabupaten Subang.
Baca juga : Cabor Menembak Kabupaten Subang Targetkan Raih Empat Medali Emas
"Di tangan mereka, ada atau tidak adanya open bidding, bupati tinggal tandatangan kebijakan saja," ucap Eko.
Berdasarkan pengamatan, Eko menilai kinerja PLT dalam masa jabatannya tidak buruk-buruk amat, masih ada nilai positifnya, diantaranya mampu melakukan penagihan terhadap konsumen yang menunggak, dan nilainya cukup fantastis, mencapai ratusan juta.
Lain dari itu, menurut Eko, Perumda TRS sudah mampu mensuplai kebutuhan air di pabrik-pabrik.
Baca juga : Alasan Kesehatan, Kenny Kaparang Resmi Mundur dari Dirut Perumda TRS
"Salah satunya di Taekwang, ini sebuah prestasi yang harus diapresiasi. Hanya saja, sampai sekarang kinerja manajemen masih stag, masih jalan di tempat, tidak ada inovasi untuk segera dilakukan perbaikan," tegas Eko.
Oleh karenanya, Eko mendorong Pemda Kabupaten Subang, kembali melakukan open bidding agar ke depannya didapat dirut yang memiliki inovasi untuk kemajuan salah satu BUMD di Kabupaten Subang. "Yang pasti harus orang Subang, agar tidak berat diongkos biaya hidup dirutnya," pungkasnya. (rls)