LampuHijau.co.id - Sejumlah orang yang tergabung dalam Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kapok dan Serikat Petani Depok menggelar aksi protes di ruang paripurna DPRD Depok, Senin (2/1/2023) usai rapat paripurna.
Mereka menuntut agar anggota DPRD Depok yang sering bolos rapat paripurna dipecat. Dengan membawa karton dengan tulisan ‘Pecat Wakil Rakyat Yang Sering Bolos, DPRD Jangan Jadi Pemalas Makan Gaji Buta Uang Rakyat’. Mereka juga sempat melakukan orasi di ruang paripurna.
Baca juga : MKD dan Komunitas Depok Salurkan Bantuan Untuk Korban Gempa Cianjur
Ketua Serikat Petani Depok Pardi Dongkal mengatakan mendapat laporan dari masyarakat bahwa anggota dewan Depok banyak yang tidak hadir dalam rapat-rapat dan hari ini kami melihat langsung dalam sidang paripurna yang seharusnya dihadiri oleh seluruh anggota. Namun kenyataannya menurut laporan dari Ketua DPRD waktu pembukaan sidang hanya 13 orang yang hadir langsung dan 16 orang mengikuti secara virtual, artinya banyak yang tidak hadir.
"Ini membuat kami prihatin, mereka makan gaji buta makanya kami protes agar kedepan lebih baik," kata Pardong kepada wartawan Lampu Hijau.
Baca juga : Kok Pakai Plt, Ada Apa dengan Dewan Pers?
Sementara Ketua Badan Kehormatan DPRD, Hj. Rezky M Noor mengatakan, dalam menjalankan tugas dan fungsinya Badan Kehormatan DPRD Kota Depok terlebih dahulu menyusun program kerja tahunan menjadi terbagi dalam 3 (tiga) masa sidang, yang pada nantinya bermanfaat menjalankan sesuai dengan tugas dan fungsinya dengan baik.
"Jadwal Masa Sidang Pertama yang dimulai bulan Januari dan berakhir pada bulan April 2023, menitikberatkan pada Pengawasan tingkat kehadiran Anggota DPRD dalam setiap kegiatan Rapat Paripurna/Alat Kelengkapan Dewan, serta Pengawasan dan penindakan Pelanggaran Etika dan Tata Tertib DPRD," katanya. HEN