LampuHijau.co.id - ASTRA Infra melalui delapan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) telah mempersiapkan layanan terbaik untuk pengguna jalan tol pada masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) agar perjalanan Asri Berseri.
Delapan BUJT tersebut yaitu Tangerang - Merak, Cikopo - Palimanan, Jombang - Mojokerto, Semarang - Solo, Surabaya - Mojokerto, Pandaan - Malang, Kunciran - Serpong dan Kebon Jeruk - Ulujami.
Group CEO ASTRA Infra Firman Yosafat Siregar mengatakan Nataru dimaknai masyarakat sebagai momentum sukacita berlibur bersama orang terkasih. Sehingga, mempersiapkan layanan terbaik untuk pengguna jalan tol saat libur Nataru.
Baca juga : Wabup Subang Menerima Penghargaan Pelaporan Implementasi Germas Terbaik
ASTRA Infra, lanjutnya, setelah telah mempersiapkan layanan terbaik untuk pengguna jalan tol saat libur Nataru, juga berikhtiar menjalankan Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui Kampanye Nataru Asri Berseri.
Firman berharap berbagai inisiatif strategis yang dilakukan ASTRA Infra dapat meningkatkan pelayanan kepada pengguna jalan, dan memberikan manfaat yang dampak positif bagi masyarakat.
ASTRA Infra akan terus bekerja sama dengan Jasa Marga dalam penanganan infrastruktur jalan tol jelang Nataru. “Kami bangga bisa bekerjasama dengan BUMN terkemuka, seperti Jasa Marga," ucapnya di Kabupaten Subang, Selasa (13/12/2022).
Baca juga : Tekan Angka Kecelakaan, ASTRA Tol Cipali Ajak Pengguna Jalan Aman Berkendara
Pihaknya berharap ASTRA Infra bisa jadi suatu dasar kuat untuk terus berkembang bukan hanya secara usaha atau aset tetap yang lebih penting adalah melayani dari jalan tol untuk memberikan makna hidup bagi semua pelanggan ASTRA Infra.
Ia menambahkan ASTRA Infra telah berhasil menjalani tahun 2022 dengan optimis dan semangat mempercepat pertumbuhan melalui optimalisasi, inovasi dan strategi penciptaan nilai aset dimiliki perusahaan.
Untuk trafik jalan tol ASTRA Infra selama tahun 2022 diprediksi meningkat sekitar 29% dibandingkan tahun 2021. "Kami optimis untuk terus memperkuat bisnis dan mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan,” pungkas Firman. (MGN)