LampuHijau.co.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Subang mengajak perusahaan menyalurkan corporate social responsibility atau CSR dengan melaksanakan operasi katarak. Sebab, operasi katarak sangat bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Subang.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang dr Maxi, SH, MH.Kes mengatakan penderita katarak rata-rata setiap tahunnya sebanyak 2.000 orang. Katarak terjadi karena 90 persen degenerasi atau proses penuaan, dan 10 persennya lagi karena penyakit.
Baca juga : Bupati Subang Akui Peran Kader dalam Menyukseskan Program Pemerintah
"Proses penuaan siapapun akan mengalami itu cuma ada yang lambat, dan ada yang cepat tergantung kualitas hidupnya, serta kebiasaan-kebiasaan orang itu," ucapnya di Puskesmas Rawalele, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang, Kamis (08/12/2022).
Menurutnya, warga yang buta katarak ini karena memang tidak seimbang antara pertambahannya dengan jumlah dioperasi, karena biaya operasi mahal. "Operasi katarak termasuk mahal biayanya Rp7 juta hingga Rp8 juta satu mata," ucapnya.
Baca juga : Dinkes Kabupaten Subang Terima Penghargaan dari Gubernur Jabar
Makanya, kata dr Maxi, sedikit warga secara mandiri melakukan operasi katarak. Begitu ada operasi katarak gratis, banyak warga yang datang meskipun tentunya ditentukan dengan kuota. "Kita tidak pernah kehabisan, kalau diminta selalu ada pasien," ucapnya.
Untuk itu, ia berharap perusahan-perusahan menggelar operasi katarak bagi masyarakat Kabupaten Subang. "Katarak ibaratnya tidak hanya mempengaruhi satu orang saja, tapi orang lain yang menemani penderita katarak untuk aktivitas sehari-hari," ujarnya.
Baca juga : Kadinkes Kabupaten Subang Meraih Penghargaan GP2SP dari Kemenkes
Jadi, lanjutnya, dengan seseorang dioperasi katarak, maka orang tersebut akan bisa melihat indahnya dunia dan cucu, serta orang yang selama ini mendampingi yang katarak bisa melakukan aktivitas ekonomi.
"Penyakit yang banyak ada di masyarakat tapi kemampuan orang untuk melakukan operasi secara mandiri terbatas. Makanya saya berharap perusahaan - perusahaan menyalurkan CSR dengan melakukan operasi katarak," harapannya. (MGN)