Kemensos Serahkan Bantuan ATENSI bagi Penyandang Disabilitas di Kabupaten Subang

Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial Pepen Nazarudin menyerahkan bantuan kepada anggota Komisi VIII DPR RI Maman Imanulhaq yang akan diserahkan kepada masyarakat Kabupaten Subang melalui Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi di Puskesmas Rawalele, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Kamis (08/12/2022). FOTO: ISTIMEWA/LAMPU HIJAU
Kamis, 8 Desember 2022, 18:00 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Kementerian Sosial (Kemensos) melalui Sentra Terpadu Inten Suweno menyerahkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) kepada Pemerintah Kabupaten Subang untuk penyandang disabilitas di Puskesmas Rawalele, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang, Jawa Barat, pada Kamis (08/12/2022).

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian kegiatan peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2022 yang diperingati setiap 3 Desember. Kegiatan tersebut disambut masyarakat Kabupaten Subang.

Bantuan yang diberikan senilai Rp603 juta untuk program Indonesia Melihat, Indonesia Melangkah, dan Indonesia Mendengar. Sedangkan operasi katarak disediakan bagi 100 orang dan bebas pasung bagi 15 orang.

Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial Pepen Nazarudin mengatakan program Indonesia Melihat, Kemensos memenuhi kebutuhan alat bantu bagi penyandang disabilitas sensorik netra. Yakni, lanjutnya, berupa tongkat penuntun adaptif, tongkat pintar dengan sensor air panas dan handphone yang bisa bicara.

Baca juga : Kekompakan Kunci Suksesnya Gelaran Porprov XIV Jabar di Kabupaten Subang

Sedangkan, program Indonesia Melangkah berkomitmen membantu penyandang disabilitas fisik berupa penyaluran bantuan alat bantu seperti kursi roda standar, kursi roda khusus untuk orang dengan celebral palsy, kursi roda untuk anak dengan hidrosefalus, kursi roda elektrik, kursi roda adaptif, kruk tingkat, walker, kaki palsu, tongkat elbo, dan motor roda tiga.

Sementara itu, bebas pasung adalah program lepas pasung untuk penyandang disabilitas mental. "Bebas pasung dilakukan melalui upaya sosialisasi dan edukasi ke masyarakat, membebaskan ODGJ dari belenggu agar mereka bisa kembali menghirup udara bebas, serta memfasilitasi agar mereka mendapatkan perawatan yang tepat dan layak," katanya.

Selain program di atas, Kementerian Sosial juga memberikan bantuan kewirausahaan untuk membuka akses penyandang disabilitas meraih kesejahteraan. Program tersebut merupakan bentuk komitmen Kemensos dalam menciptakan pembangunan inklusif bagi penyandang disabilitas demi tercapainya dunia yang aksesibel dan setara.

Anggota Komisi VIII DPR RI Maman Imanulhaq mengatakan penyandang disabilitas menjadi bagian terpenting dari warga negara ini. "Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada pemerintah, khusus kepada Kementerian Sosial hadir di masyarakat," ucapnya.

Baca juga : 34 Tim Bola Voli Pasir Akan Berlaga pada Porprov XIV Jabar di Kabupaten Subang

Maman berharap masyarakat Subang berpartisipasi aktif untuk membantu peran-peran pemerintah, termasuk memberikan informasi secara transparan bila ada saudara, tetangga atau bagian masyarakat yang kebetulan disabilitas.

Maman bersyukur beberapa perusahaan di Kabupaten Subang mengikuti regulasi dengan memberi kesempatan kepada disabilitas untuk kerja. "Mereka memberi kesempatan disabilitas untuk bisa berkiprah, karena punya hak yang sama dengan warga negara yang lain," ujarnya.

Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi mengatakan bantuan yang diberikan kepada masyarakat suatu kehormatan bagi Kabupaten Subang, karena ini semua merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat ke masyarakat Kabupaten Subang.

"Saya berharap masyarakat penerima bantuan agar bisa memanfaatkan dengan baik bantuan tersebut. Saya mengucapkan sekali lagi terima kasih atas segala hal yang sudah dikontribusikan untuk masyarakat Kabupaten Subang," ujar Agus.

Baca juga : Popon Supriatin Resmi Dilantik sebagai PAW Anggota DPRD Kabupaten Subang

Agus berharap Kabupaten Subang ke depan lebih baik dan masyarakat semakin menghargai nilai-nilai kemanusiaan terhadap disabilitas. "Karena, mereka yang diberi kekurangan pasti punya kelebihan di sisi yang lain," tegas Agus. (MGN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal