Termakan Hoax, Para Ortu di Bogor Rela Antre Daftarkan Anak Sejak Malam Hari

Suasana antrean para orangtua di SMAN 3 Bogor. (Foto: Sol)
Senin, 17 Juni 2019, 22:43 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Hari pertama pendaftaran untuk SMA di Kota Bogor diwarnai antrean panjang para orangtua calon pendaftar. Ratusan orang rela antre berjam-jam, agar bisa mendaftarkan anaknya di di beberapa sekolah favorit. Beberapa orangtua juga rela datang sejak malam hari dan menginap di hotel, agar dapat mendaftarkan anaknya lebih awal.

Pantauan di SMA Negeri 3 Bogor, ratusan orangtua yang hendak mendaftarkan anaknya nampak membludak. Mereka yang hendak mendaftarkan anaknya, rela datang malam hari hingga subuh agar bisa mendaftar lebih awal di salah satu sekolah favorit di Kota Bogor ini. Beberapa dari mereka bahkan rela menyewa kamar di hotel yang berdekatan dengan sekolah.

Baca juga : Kendalikan Harga, Pemkot Bogor Gelar Bazar Murah di Balaikota

"Kami ngantre sejak semalam, demi bisa daftar ke sini. Kami sampai booking hotel di depan SMA 3. Kalau datang ke sininya sih jam 4 pagi tadi. Ya ini karena demi anak, keinginan anak, jarak sekolah ke rumah juga sebenarnya dekat, kan biasanya jadi prioritas. Dan alhamdulillah sudah daftar, tinggal nunggu hasilnya nanti tanggal 29," kata salah satu ortu murid, Silvia, saat ditemui di SMAN 3 Kota Bogor Jalan Raya Pakuan, Bogor Timur, Kota Bogor, Senin (17/6/2019).

Kondisi serupa juga nampak di SMA 1 Negeri Kota Bogor, salah satu sekolah favorit lainnya. Ratusan orangtua sudah datang sejak subuh agar berada di antrean terdepan.

Baca juga : 15 Siswi di Bogor Keracunan Milor

Humas SMA Negeri 1 Kota Bogor Syaiful menyebut, membludaknya calon pendaftar di hari pertama disebabkan oleh adanya kabar miring yang menyebut pendaftar pertama maka diprioritaskan akan diterima. Padahal, isu tersebut adalah tidak benar alias hoax.

"Pendaftar hari ini sudah sampai 300-an. Saya kira hampir semua sekolah begini yah (membludak), karena ada isu kabar yang tidak pas. (Kabar) yang mendaftar duluan, diprioritaskan. Sehingga warga berbondong-bondong datang. Padahal (isu) itu tidak benar," kata Syaiful ditemui di SMA Negeri 1 Kota Bogor, Jalan Juanda Kota Bogor, Senin (17/6/2019).

Baca juga : Heboh! Seserahan Nikahan TKI Ini Xpander dan Honda Vario

"Tadi sudah kami sampaikan ke semua orangtua bahwa isu tidak benar. Kami persilakan datang ke sekolah dan ditunggu sampai hari Sabtu. Tidak perlu pagi, karena itu (datang lebih awal) tidak berpengaruh apa-apa," sambungnya. (Sol)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal