Hadiri Muktamar Muhammadiyah, Puan: Terus Rawat dan Majukan Indonesia

Ketua DPR RI Puan Maharani bersama Wali Kota Solo Gibran Rakabuming saat menghadiri Muktamar Muhammadiyah di Solo. (Foto: ist)
Sabtu, 19 Nopember 2022, 17:34 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Ketua DPR RI Puan Maharani menghadiri Peresmian Pembukaan Muktamar ke-48 Muhammadiyah-Aisyiyah yang digelar di Solo, Jawa Tengah, di Stadion Manahan, Sabtu (19/11/2022). Puan hadir ke lokasi acara menggunakan satu mobil bersama Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.

Dalam acara ini, Puan terlihat duduk berdampingan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Ibu Negara Iriana, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, dan Ketum PP Aisyiyah, Siti Noordjannah Djohantini. Bersama Presiden Jokowi dan sejumlah Menteri, Puan pun mendampingi Presiden membunyikan sirene tanda pembukaan Muktamar Muhammadiyah-Aisyiyah.

“Selamat Milad ke-110 Muhammadiyah. Teruslah memajukan Indonesia, serta ikut mencerahkan semesta, menjaga jati diri bangsa, Indonesia yang berketuhanan dan berkebudayaan,” kata Puan.

Menurut perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu, semangat pengabdian membuat Muhammadiyah terus bertahan dan berkembang. Puan juga mengungkapkan, Muhammadiyah telah berpartisipasi aktif dan bergotong royong bersama komponen bangsa lain untuk mendirikan, merawat dan memajukan Indonesia.

Baca juga : Putin Tak Hadir di G20, Pengamat: Perang akan Terus Berlanjut dan Indonesia Harus Waspada

“Kita patut mencontoh teladan Muhammadiyah dalam berdakwah yang dibarengi dengan tindakan amal nyata bagi masyarakat,” ucap mantan Menko PMK itu.

Puan menyebut, Muhammadiyah mendirikan ratusan rumah sakit dan klinik untuk menjaga kesehatan masyarakat. Muhammadiyah juga mendirikan ribuan sekolah sejak pendidikan dasar hingga perguruan tinggi dalam rangka mencerdaskan bangsa.

"Demi menyejahterakan masyarakat dan umat, Muhammadiyah mendirikan dan mengelola ribuan panti asuhan dan amal sosial lain serta amal usaha,” ungkap Puan.

Cucu Proklamator sekaligus Presiden pertama RI Sukarno itu lalu menyinggung soal sang kakek yang mengagumi pendiri Muhammadiyah, KH Ahmad Dahlan. Di mana Bung Karno kemudian berguru kepada KH Ahmad Dahlan, dan menjadi anggota Muhammadiyah tahun 1938.

Baca juga : Kukuhkan FK3 Wilayah 1, Kang Jimat Janji Naikkan Insentif Kader

"Bung Karno mengabdikan diri kepada Muhammadiyah sebagai guru sekaligus ketua majelis pendidikan dan pengajaran Muhammadiyah di Bengkulu,” tuturnya.

Tak lupa, Puan lalu mengucapkan selamat bermuktamar kepada warga Muhammadiyah. Di mana dalam Muktamar tersebut juga akan dilakukan pemilihan Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah periode 2022-2027.

“Selamat bermuktamar bagi keluarga besar Muhammadiyah, semoga acara dapat berjalan dengan lancar,” ujar Puan.

Selain PP Muhammadiyah, Muktamar kali ini sekaligus akan memilih kepemimpinan PP Aisyiyah yang merupakan organisasi perempuan Muhammadiyah. Seperti tema Muktamar ini, Puan berharap perempuan Muhammadiyah dapat berkemajuan mencerahkan peradaban bangsa.

Baca juga : Hadapi Cuaca Ekstrem, BPBD DKI Pastikan Personel dan Peralatan Pendukung Siap

“Selamat bermuktamar juga bagi Aisyiyah dan saudara-saudara perempuan Muhammadiyah. Aisyiyah merupakan pilar penting Muhammadiyah dalam menjalankan fungsi dakwah dan sosial,” tambahnya.

Acara Muktamar Muhammadiyah ke-48 dihadiri warga Muhammadiyah dari berbagai penjuru Indonesia. “Semoga silaturahmi ini dapat memperkuat jalinan keluarga Muhammadiyah,” tandas Puan. (Asp)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal