LampuHijau.co.id - Akibat saluran air di jalan masuk sekolah tidak berfungsi terlebih adanya proyek pembangunan jalan tol lanjutan di kawasan Limo, kegiatan aktivitas dan mengajar di SMPN 13 Depok terganggu dikarenakan banjir dengan ketinggian 40-50 Cm.
"Seluruh ruang kelas di Gedung SMPN 13 terendam air luapan dari halaman depan sekolah karena tidak berfungsinya saluran air," kata Kepala SMPN 13 Depok, Farida Nurbaiti ketika di hubungi wartawan, Jumat (4/11/2022).
Baca juga : Berkas Perkara Mantan Ketua KPU Depok Akan Didaftarkan ke Pengadilan Tipikor Bandung
Menurut Farida, kurun waktu dua bulan ini setiap hujan di Depok lingkungan sekolah terendam delapan kali dengan ketinggian air berkisar 40 hingga 50 Cm sehingga aktivitas belajar dan mengajar selalu terganggu.
Untuk banjir sore ini, sambung Farida, ruangan kelas, ruangan guru dan lainnya yang terendam air sebanyak 14 ruang kelas dari jumlah total 19 ruang kelas.
Baca juga : Banyak Kontribusi Untuk Masyarakat, Fraksi Demokrat Minta Pemprov Perhatikan FAJI
"Kami minta dan berharap Wali Kota Depok Mohmmad Idris untuk lebih memperhatikan dan mengatasi masalah banjir di gedung SMPN 13 Depok yang terjadi saat hujan," harapnya. (HEN)