LampuHijau.co.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Subang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada karena pemerintah belum cabut status pandemi Covid-19. Apalagi, saat ini sudah ditemukan varian omicron XBB.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang dr Maxi, SH, MH.Kes mengatakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengumumkan terdapat empat kasus konfirmasi positif sub varian omicron XBB di Indonesia.
Baca juga : Dinkes Subang Imbau Masyarakat Konsumsi Obat Sesuai Resep Dokter
Dari 4 pasien tersebut, 3 di antaranya berlokasi di DKI Jakarta dengan 2 pasien transmisi lokal dan 1 pasien transmisi luar negeri. Sisanya 1 pasien lagi berlokasi di Surabaya dengan transmisi luar negeri.
"Untuk di Subang sama sekali tidak ada laporan varian ini, dan Subang tidak punya kemampuan untuk mendeteksi jenis varian dari virus yang ada," ucapnya saat berada di kantornya, pada Jumat (28/10/2022).
Baca juga : Pembangunan di Kabupaten Subang Harus Jaga Kelestarian Lingkungan
Menurutnya, yang bisa memeriksa genotipe atau jenis gen dari setiap virus hanya bisa dilakukan Kemenkes dan Lembaga Biologi Molekuler Eijkman. "Jadi kalau untuk mengetahui harus ambil sampel," ujarnya.
Pengambilan sempel, kata dia, sampai saat ini belum ada instruksi. "Saya pikir kasus yang ada tidak ada kematian, karena sebagian kita sudah memiliki imunitas untuk varian omicron," ujarnya.
Baca juga : Vaksin Meningitis Kosong di Kabupaten Subang, Stok Kembali Normal Oktober
Sejauh ini, ada 24 negara melaporkan kasus Covid-19 varian XBB. Varian XBB menyebabkan lonjakan kasus Covid-19 tajam di Singapura, diiringi peningkatan tren perawatan di rumah sakit. (MGN)