LampuHijau.co.id - Pelaku usaha yang berada di wilayah Desa Sukamandijaya, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang mengapresiasi kinerja Polres Subang yang menangkap sejumlah orang yang telah membuat resah.
Salah satu pelaku usaha adalah Johan, bukan nama sebenarnya. Menurutnya, sejumlah orang yang meresahkan pelaku usaha ditangkap polisi. Mereka selama ini telah membuat tidak nyaman pelaku usaha.
"Mereka membuat keributan, sehingga buat tidak nyaman. Pelaku usaha ada juga yang sering dimintai makanan dan uang," ucap Johan kepada wartawan saat di sekitar lokasi usahanya, Senin (10/10/2022).
Baca juga : Kepala Desa Sukamandijaya Hj. Ernawati Akan Nyalon Ketua DPC APDESI Subang
Malah, kata Johan, saat mereka kumpul sering minta makanan kepadanya, bukan hanya satu bungkus, malah sampai lima hingga enam bungkus. "Malak makanan, ribut, juga rusak alat masak," ucapnya.
Pelaku usaha lainnya, Roland, bukan nama sebenarnya, mengatakan, mereka setiap malam Minggu selalu minta uang kepada pelaku usaha. "Mereka minta uang dengan dalih uang keamanan atau lainnya," ujarnya.
Hal ini, lanjutnya, membuat resah pelaku usaha karena meminta uang dengan cara paksa. Bahkan, mereka tidak ragu-ragu melakukan penganiayaan bila tidak mau menuruti permintaan mereka tersebut.
Maka dari itu, Roland sangat bersyukur kalau orang-orang yang selama ini buat resah pelaku usaha ditangkap Polres Subang. "Alhamdulillah kalau sekarang sudah ditangkap polisi," ucap Roland.
Roland berharap ke depannya tidak ada lagi kasus-kasus pemalakan-pemalakan seperti itu, karena merugikan pelaku usaha. "Saya kena imbasnya, langsung atau tidak langsung juga," ucap Roland.
Untuk itu, Roland dukung Polres Subang menangkap orang-orang yang meresahkan pelaku usaha. "Terima kasih Polres Subang yang sudah membereskan premanisme di wilayah Desa Sukamandijaya," ujarnya.
Ketua RT 31 Margaluyu Timur, Desa Sukamandijaya, Subandi membenarkan kalau sejumlah orang yang ditangkap polisi saat mabuk sering membuat onar, minta makanan dan uang kepada pelaku usaha.
Sebab, lanjut dia, kalau mereka tidak diberi, mereka nekat pukul meja, bahkan ia dapat laporan ada juga pelaku usaha dipukul. Untuk itu, dukung Polres Subang tangkap orang-orang meresahkan pelaku usaha.
"Saya ucapkan terima kasih kepada Polres Subang yang telah menangkap orang-orang yang meresahkan pelaku usaha. Sekarang pelaku usaha sudah enak, dan nyaman untuk mencari rezeki," pungkasnya. (MGN)