Kadinkes Subang Beri Bantuan kepada Anak Kembar Siam Berusia 4,5 Tahun

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang dr Maxi, SH, MH.Kes jenguk sekaligus berikan bantuan kepada anak kembar siam, Muhammad Nur Hidayah dan Muhammad Nur Syafaat di Perumahan Surya Cigadung 2, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang, Jawa Barat, pada Rabu (05/10/2022). FOTO: MANGUN WIJAYA/LAMPU HIJAU
Rabu, 5 Oktober 2022, 16:11 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Subang dr Maxi, SH, MH.Kes jenguk sekaligus beri bantuan kepada anak kembar siam, Muhammad Nur Hidayah dan Muhammad Nur Syafaat di Perumahan Surya Cigadung 2,  Kelurahan Cigadung, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang, Jawa Barat, pada Rabu (05/10/2022).

Pemilik Klinik Happy Healthy dan Apotek Happy Healthy Farma tersebut mengatakan anak kembar siam ini sudah ditangani tim berkompeten di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, dan rencananya akan menjalani operasi pada 9 Oktober 2022.

"Saya sangat yakin dan mudah-mudahan rencana tindakan operasi berjalan dengan lancar, karena satu bagian kaki akan diamputasi supaya bisa duduk dan berdiri," ucap Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Subang, tersebut.

Baca juga : Kapolres Subang Kembali Kirim Bantuan Kepada 5 Anak Stunting di Pasirkareumbi

Maka dari itu, ia berharap kedua orang tua mereka bisa menikmati apa yang diberikan oleh Allah SWT dengan menyenangkan anak-anaknya. "Mari kita doakan supaya operasi berjalan dengan baik dan lancar sehingga anak-anak ini sehat," ujarnya.

Orangtua anak kembar siam, Dini Pertiwi (40) dan Ajis (40) tidak menyangka kalau anaknya akan mengalami hal ini, karena saat Dini Pertiwi hamil dicek USG, anaknya perempuan. Makanya, lahirnya di bidan. Namun, saat lahir, ternyata kembar siam.

"Saya baru tahu anak kembar siam setelah lahir. Kalau tahu anak kembar siam, tentunya lahirannya akan di rumah sakit. Kedua anak ini adalah anak ketiga dan keempat. Anak pertama dan kedua kondisinya normal," ucap Dini, penuh haru.

Baca juga : Marcel Chandrawinata Kesulitan Main dengan Anak Kecil di Sinetron Cinta 2 Pilihan

Anak kembar siam tersebut, lanjutnya lahir pada 12 April 2018 atau kini berusia hampir 4,5 tahun. Selama ini, ia dan suaminya merawat dengan secara maksimal anak-anaknya tersebut. "Selama merawat tidak ada kesulitan, seperti bayi biasa," ujarnya.

Kata Dini, kadang-kadang anak kembar siam tersebut unik, karena kadang lucu atau bertengkar, sehingga kasihan melihat kondisinya. "Kita berharap operasi berjalan lancar, sehingga mereka bisa sehat, dan bisa duduk di kursi roda," ucapnya.

Menurut Ajis, anak kembar siamnya akan menjalani operasi di RSHS Bandung dengan biaya sebesar Rp1,8 miliar, tapi maksimal klaim dengan memakai Kartu Indonesia Sehat (KIS) sekitar Rp200 juta.

Baca juga : Kapolres Subang Kunjungi Pengolahan Benih Padi di Desa Sukamandijaya

"Saya punya KIS, tapi maksimal klaim Rp200 juta, untuk sisanya akan dibantu oleh yayasan. Jadi untuk pengobatan dan membeli kursi roda ditanggung oleh pihak yayasan," ucap Ajis. (MGN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal