LampuHijau.co.id - Insiden kericuhan yang terjadi seusai laga Arema FC dan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu 1 Oktober 2022 kemarin, meninggalkan duka yang sangat mendalam, bagi masyarakat dan juga jajaran Kepolisian Polda Jatim.
Lebih dari 100 jiwa, meninggal dunia dalam tragedi tersebut. Termasuk 2 orang anggota Polda Jatim yang berasal dari Polres Tulungagung & Trenggalek, Mereka adalah Aipda (Anm) Andik Purwanto dan Brigadir (Anm) Yoyok Pujiono.
Baca juga : DPR Bangun PLTS, Puan: Bentuk Pengurangan Emisi di Lingkungan Parlemen
Mereka adalah santri , Kader bangsa, anggota Polri yang juga sangat dekat dengan masyarakat di wilayah tugasnya masing-masing. Mereka gugur dalam tugas, yang menghantarkan dalam pengabdian abadi sebagai Bhayangkara.
Sebagai bentuk penghormatan atas pengabdiannya, kedua anggota yang gugur tersebut mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa Anumerta untuk almarhum dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Baca juga : Inisiasi Ketahanan Pangan, Kapolres Subang Tanam Talas di Desa Palasari
"Kami turut Berduka cita , Duka Kanjuruhan adalah duka kita , tragedi kelam telah terjadi, semoga menjadi pembelajaran dan instrospeksi bagi kita semua agar tragedi ini tidak terulang kembali dimasa yang akan datang." ungkap Kepala Biro SDM Polda Jatim, Kombes Pol Harry Kurniawan disela takjiahnya di rumah korban yang merupakan anggota Polda Jatim. (WAH)