LampuHijau.co.id - Wakil Bupati (Wabup) Subang Agus Masykur Rosyadi membuka Seminar dan Konferensi Cabang (Konfercab) Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Kabupaten Subang, di Ballroom Sawala Ageung Fave Hotel Subang, pada Sabtu (24/09/2022).
Kang Akur, sapaan akrab Agus Masykur Rosyadi mengatakan pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Subang menyadari apoteker punya peranan penting dan besar dalam membangun kesehatan masyarakat.
Apalagi, kata Kang Akur, saat pandemi Covid-19, saat yang lain tutup, tapi pelayanan farmasi dari apoteker tetap buka. Makanya, pelayanan farmasi tidak tergantikan meski pandemi Covid-19.
"Apoteker bukan hanya jualan obat, tapi juga bertanggungjawab membangun kesehatan Kabupaten Subang, sehingga harus kerja secara profesional," ucap mantan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Subang, tersebut.
Selain kerja profesional dalam pelayanan farmasi, Kang Akur pun minta apoteker turun kepada masyarakat untuk memberi edukasi dan mengkampanyekan bahaya penyalahgunaan obat kepada masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang dr Maxi, SH, MH.Kes mengakui pelayanan farmasi dari apoteker sangat penting, karena sebaik-baiknya dokter diagnosa, tapi pelayanan obatnya tidak tepat, jadinya tidak berpengaruh dalam pengobatan pasien.
Baca juga : Aspol Presisi Pagaden Polres Subang Harus Jadi Motivasi Personel Melayani Masyarakat
Makanya, pelayanan farmasi harus tepat dosis, pemakaian dan waktunya. "Temen - teman apoteker punya peranan penting dalam pelayanan kesehatan, bukan sekedar bisnis tapi pelayanan farmasi yang baik, sehingga perlu pelayanan bermutu," ujarnya.
Selain beri pelayanan yang bermutu, pinta dr Maxi, apoteker pun lebih memasyarakat. Apoteker harus memberikan edukasi kepada masyarakat, supaya masyarakat tidak membeli obat ke warung. Sebab, banyak warung bebas jual obat keras.
"Saya minta apoteker turun beri penyuluhan tentang obat-obatan agar masyarakat tidak salah menggunakan obat, dan salah simpan obat, serta tidak sembarangan membeli obat keras di warung. Karena banyak warung yang menjual obat keras," ujarnya.
Baca juga : Doktor yang Sukses Menjalani Dua Profesi Pengabdian ke Masyarakat
Ketua PC IAI Kabupaten Subang Asep Sambas Bastiar Apoteker membutuhkan advokasi dan dukungan Pemda Kabupaten Subang. Apalagi, pemerintah akan hapus honorer tahun depan, sehingga apoteker di puskesmas agar mendapatkan perhatian.
"Pak wabup dan pak Kadinkes, sejawat kami ada di puskesmas yang bertatus honorer agar mendapatkan perhatian, karena apoteker bukan hanya pelayanan kefarmasian tapi juga aset," ucapnya.
Untuk itu, ia mengapresiasi Wabup Subang Agus Masykur Rosyadi hadiri Seminar dan Konfercab IAI Kabupaten Subang. Sebab, konfercab merupakan wadah tertinggi anggota memilih Ketua PC IAI Kabupaten Subang priode 2022-2026. (MGN)