LampuHijau.co.id - Calon anggota legislatif (Caleg) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) harus rajin turun bertemu dengan rakyat supaya menang pada Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024.
Hal ini dikatakan Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani saat memberikan arahan kepada struktur dan kader di Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Subang, Jawa Barat, Kamis (22/09/2022) sore.
Putri dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri ini mengatakan untuk mendulang suara rakyat tidak lah mudah. Hal itu dirasakannya saat menjadi caleg PDI Perjuangan pada Pemilu 2019.
"Jadi jangan dipikir karena anaknya ibu ketua umum dan cucunya Bung Karno, saya dapat karpet merah, dan tidur-tiduran aja di Jakarta, malah saya banyak turun bertemu dengan rakyat," ucap Puan Maharani.
Mba Puan, sapaan akrab Puan Maharani, saat nyaleg di daerah pemilihan (Dapil) Jawa Tengah, ia berangkat dari hotel jam 08.00 wib dan tiba kembali ke hotel jam 02.00 wib untuk keliling bertemu rakyat.
"Saya sehari 10 hingga 12 acara, bahkan saking lelahnya, saya tidak sambutan di depan rakyat karena waktu itu jam 11 malam. Jadi, saya saat jadi caleg rajin turun ke rakyat, tidak hanya tidur," ucap Mba Puan.
Baca juga : Kuatkan Dukungan, Relawan Pejuang Puan Maharani Jawa Timur Gelar Konsolidasi
Kata Mba Puan, hasil kerja kerasnya pun tidak sia-sia, makanya saat Pemilu 2019, meraih suara di atas 400 ribu suara. Raihan suara sebanyak itu ternyata baru pertama kali sepanjang Pemilu secara langsung.
"PDI Perjuangan menjadi pemenang pemilu. Partai pemenang Pemilu sesuai dengan undang-undangnya dapat posisi Ketua DPR RI, kemudian saya mendapatkan tugas sebagai Ketua DPR RI," ucap Mba Puan.
Untuk itu, Mba Puan berpesan kepada caleg agar rajin turun ke rakyat, supaya rakyat memilih pada saat Pemilu 2024. "Kalau caleg incumbent jarang turun ke rakyat, wajar kalau tidak terpilih lagi," ujarnya.
Baca juga : Di Forum Ketua Parlemen Perempuan, Puan Singgung RI Segera Miliki Payung Hukum PDP
Berarti, kata Mba Puan, caleg incumbent tidak terpilih akibat jarang turun kepada rakyat, sehingga kehadirannya tidak dirasakan rakyat. Jalin terus hubungan baik, jangan sampai setelah menjadi anggota legislatif lupa kepada rakyat. (MGN)