Waspada! 156 Kasus Baru HIV di Kabupaten Subang Didominasi Lelaki Suka Lelaki

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang dr Maxi, SH, MH.Kes di ruang kerjanya, Kabupaten Subang, Jumat (09/09/2022). FOTO: MANGUN WIJAYA/LAMPU HIJAU
Jumat, 9 September 2022, 21:49 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Subang mencatat dalam kurun tujuh bulan atau dari Januari-Juli 2022 ditemukan 156 penderita baru Human Immunodeficiecy Virus (HIV). Dari sekian banyak penderita HIV didominasi oleh lelaki suka lelaki (LSL).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang dr Maxi, SH, MH.Kes mengatakan dalam lima dan enam tahun terakhir terjadi pola pergeseran penderita HIV. Dulu, penderita HIV didominasi oleh pekerja seks komersil (PSK) dan ibu rumah tangga (IRT).

Baca juga : Selama 22 Tahun, Dinkes Catat 2.692 Penderita HIV di Kabupaten Subang

"Pada lima dan enam tahun terakhir ini, bahkan pada tahun ini, dari 156 kasua baru HIV, ternyata yang paling tinggi adalah kelompok LSL sebanyak 54 orang," ujar dr Maxi, SH, MH.Kes di ruang kerjanya, Kabupaten Subang, Jumat (09/09/2022).

Kelompok LSL, lanjut dr Maxi, SH, MH.Kes, mulai mendominasi penderita HIV. Hal ini membuatnya khawatir. Karena tidak saja menyebabkan penyakit, tapi mempengaruhi mindset, karena seks bebas saja dilarang agama, apalagi seks menyimpang.

Baca juga : Sepekan, 39.406 Anak di Kabupaten Subang Telah Diimunisasi Campak-Rubella

"LSL ini di media sosial katanya punya anggota sekitar 3.000 orang, tapi yang kita jangkau atau kontak dengan petugas sekitar 600 orang. Mereka dapat penyuluhan, begitu ada gejala melakukan tes, sehingga ketahuan menderita HIV," ucapnya.

Kata dia, saat ditanya rawayatnya hingga jadi LSL. Mereka awalnya tidak mau seperti itu, akan tapi karena iming-iming uang, kekerasan, pergaulan atau hal lainnya, sehingga mereka menjadi LSL.

Baca juga : Dinas Kesehatan Memastikan Belum Ada Kasus Cacar Monyet di Kabupaten Subang

"Untuk itu, perlu penanganan bersama semua stakeholder yang ada di Kabupaten Subang mulai dari pendidik, orangtua, tokoh agama dan masyarakat, termasuk peran orang-orang kesehatan," ucapnya. (MGN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal