LampuHijau.co.id - Ketua Umum KONI Kabupaten Subang Asep Rochman Dimyati kembali dapat banyak pertanyaan dari para pengurus Cabang Olahraga (cabor) terkait surat keputusan (SK) Kontingen Subang sekaligus jadwal pengukuhan Kontingen Subang.
Pertanyaan tersebut dilontarkan para pengurus cabor mengingat Porprov XIV Jawa Barat tersisa kurang lebih tinggal dua bulan lagi. Mereka bertanya pada saat rakor di salah satu hotel di Kabupaten Subang, Jawa Barat, pada Kamis (25/08/2022).
ARD, sapaan akrab Asep Rochman Dimyati mengatakan, bahwa sampai saat ini SK Kontingen Subang belum juga ditandatangani oleh Bupati Subang Ruhimat dengan alasan yang tidak jelas.
Padahal, kata ARD, KONI Kabupaten Subang kata dia, sudah beberapa bulan lalu sudah menyampaikan draft SK Kontingen Subang kepada pemerintah daerah (Pemda) Subang yang harusnya segera ditindaklanjuti.
Baca juga : Jelang Porprov XIV Jawa Barat, KONI Subang Gelar Rakor dengan Cabor
"Dua bulan ke belakang kami melalui rapat unsur pimpinan dan Satuan Pelaksana (Satlak) KONI mengusulkan satu nama untuk menjadi Ketua Kontingen Subang yakni Pak Ahmad Sobari," ucap ARD.
Kenapa pilih pak Ahmad? Menurutnya, karena Ahmad Sobari merupakan bendahara KONI Subang dan berada di dalam pemerintahan sebagai Asisten Pemerintahan/Asda 1 Pemkab Subang.
Kata ARD, berbicara kontingen itu sudah tanggung jawab Pemda Subang. Bukan lagi KONI. Seharusnya pemerintah lebih pro aktif. Karena kegiatan Porpov XIV Jawa Barat adalah nama baik Kabupaten Subang.
Ia minta agar Pemda Subang memperbaiki dari untuk menjaga nama baik kabupaten Subang dan kontingen yang akan segera menghadapi Porprov XIV Jawa Barat.
"Untuk kekompakan, ayo cabor bersama - sama mempertanyakan apa kendala soal SK kontingen itu belum jelas juga," ajak ARD.
SK tersebut berdampak pengambilan keputusan berkaitan kebutuhan kontingen, yakni Standar Harga Barang (SHB) untuk misal biaya berapa hotel perorang atlet perharinya, makan, dan lain sebagainya.
"Saya siap berjuang untuk memperjuangkan nasib atlet Subang. Kita maksimalkan uang yang sudah ada, kalau masih menunggu tertinggal kita ini. Ya sambil menunggu SK Kontingen ditandatangani Bupati," ujarnya.
Maka dari itu, kata ARD hal pengiriman kontingen di luar Subang, karena waktu semakin mendesak, maka mensyiasati dalam waktu dekat akan mendistribusikan akomodasi cabor lebih awal 30 persen.
Baca juga : KONI Berkolaborasi dengan SCH Adakan Lomba Desain Maskot Kontingen Subang
"Besaran rupiah per orang yang akan diterima atlet, official, cabor dan lainnya untuk biaya uang saku, makan, dan hotel kita tetap menunggu SK Bupati Subang," pungkas ARD.
Pernyataan sikap Ketua KONI Kabupaten Subang itupun disambut baik oleh Ketua Cabor Terbang Layang Joko Gunadi. "Harapan saya Bupati Subang segera mendorong terbitnya SK Kontingen, agar atlet segera bisa dikukuhkan. Karena, sekarang tinggal gong dari pemkab serta stafnya," ujarnya. (MGN)