LampuHijau.co.id - Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Subang dr Maxi beri bantuan kepada Edi Suntara (52) yang sembilan tahun derita tumor kelenjar ludah di Desa Rawameneng, Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang, Rabu (10/08/2022).
Pemilik Klinik Happy Healthy dan Apotek Happy Healthy Farma ini saat beri bantuan bersama anggota DPRD Kabupaten Subang Fraksi PDI Perjuangan H. Adik LF Solihin, Kepala Puskesmas Blanakan Nana Mulyana dan Kapolsek Blanakan AKP Kustiawan.
Kadinkes mengatakan pihaknya ingin lihat warga yang informasinya yang menderita tumor di bagian wajah. "Setelah kita lihat, sebenarnya pasien ini sudah kontrak dengan RSHS Bandung," ucap dr Maxi.
Baca juga : Akibat Kejang Demam, Tiga Anak di Desa Rawamekar Derita Penyakit Lumpuh Otak
Kata dr Maxi, mungkin karena adanya kendala - kendala prosedur pemeriksaan sehingga sudah tidak kontak lagi dengan RSHS Bandung. Padahal, hanya rumah sakit tersebut yang dapat menanganinya.
"Saya lihat kalau diagnosa sudah mengarah kepada tumor ganas di kelenjar ludah. Saya pikir memang hanya RSHS yang bisa menangani," ucap Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Subang, tersebut.
Edi, lanjut dr Maxi, menderita penyakit tumor kelenjar ludah sejak 2013 atau sembilan tahun silam. Putus berobat sejak 2017, karena saat berobat yang dulu mungkin terkait dengan akomodasi.
Baca juga : 137 Warga Subang Derita Thalasemia Mayor, Mayoritas Kalangan Anak-anak
"Alhamdulillah, Pemda Kabupaten Subang setelah menganggarkan rumah singgah yang lokasi dekat RSHS Bandung. Pak Edi boleh menempati, dan kita menyediakan makanan untuk mengurangi bebannya selama berada di Bandung," ucapnya.
Makanya, dr Maxi mengharapkan kepala Puskesmas segera memfasilitasi sesuai perintah amggota dewan untuk mengawal kasus tersebut. "Kita kembalikan lagi pak Edi ke RSHS Bandung," ucap dr Maxi.
Kata dr Maxi, tentunya dengan perhatian dari semua yang mudah-mudahan proses di RSHS Bandung bisa berlangsung lebih cepat. "Kalau saya lihat ada potensi untuk untuk sembuh seperti sediakala," ujarnya.
Baca juga : Kadinkes Subang Beri Bantuan ke Warga Desa Karangmulya Derita Tumor Ganas
Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Subang Fraksi PDI Perjuangan H. Adik LF Solihin mengatakan, Edi pernah berobat di RSHS Bandung, tapi hanya sebatas diambil sampel tidak ada tindaklanjutnya.
"Kami sebagai pemerintah hadir di sini coba ingin mengawal kembali terkait apa yang pernah dilakukan oleh pak Edi di RSHS, kita coba unuk kawal supaya bisa berlangsung cepat dan segera tuntas," ujarnya.
Ia pun berharap rekan-rekan media untuk ikut melakukan pengawalan, karena mungkin dengan dikawal media, pihak RSHS Bandung akan melakukan perhatian khusus kepada warganya tersebut. (MGN)