LampuHijau.co.id - Kabupaten Subang Utara disepakati sebagai nama calon Daerah Otonomi Baru (DOB) dari pemekaran Kabupaten Subang dengan batas wilayah Sungai Tarum Timur, dan ibu kota terletak di Kecamatan Ciasem.
Kesepakatan ini hasil musyawarah antara Asisten Daerah (Asda) I Setda Kabupaten Subang Rahmat Effendi dengan camat, kepala desa, Ketua Forum BPD, APDESI, dan Forum Pemekaran Pantura Subang (FP2S) di Ruang Rapat Pemda Subang, Jawa Barat, pada Jumat (05/08/2022) sore.
Menurut Rahmat Effendi, musyawarah desa (musdes) 104 desa persiapan Kabupaten Subang Utara sudah berjalan cukup lama yang kesepakatannya antara Pemda Subang dengan FP2S untuk batas wilayah adalah Sungai Tarum Timur.
Baca juga : Jaga Ketahanan Pangan, Danrem 063/SGJ Cirebon Tanam Jagung di Kabupaten Subang
"Dari 104 desa melalui musdes setuju terbentuknya Kabupaten Subang Utara. Awalnya nama kabupaten dan ibu kota, ada yang berbeda, tapi saat diusulkan kepada Mendagri nama kabupaten dan ibu kota harus seragam," ucap Rahmat.
Maka dari itu, lanjut Rahmat, akan dilakukan musdes ulang. Untuk itu, pihaknya melakukan pra musdes untuk kesamaan batas wilayah, nama kabupaten dan ibu kota kabupaten yang baru. "Dari musyawarah dapat kesepakatan," ujarnya.
Kesepakatan itu, kata Rahmat, batas wilayah di Sungai Tarum Timur, nama kabupaten adalah Kabupaten Subang Utara, dan ibu kotanya adalah Ciasem. "Saat musdes nanti diharapkan konsisten dengan kesepakatan tersebut," ucap Rahmat.
Baca juga : Neng Farah Bagikan 700 Paket Rendang dan Beras ke Warga Kabupaten Subang
Sementara itu, Ketua FP2S Sudi Hartono mengatakan, sudah ada kesepakatan bersama untuk mengisi poin-poin yang harus diisi di dalam surat keputusan bersama antara Bupati Subang dengan DPRD Kabupaten Subang.
"Dalam musyawarah tadi untuk batas wilayah Sungai Tarum Timur, letak ibu kota kabupaten di Kecamatan Ciasem, serta nama kabupaten baru yakni Subang Utara," ucap Sudi.
Kata Sudi, langkah selanjutnya pemenuhan administrasi yang mana desa-desa yang ada di wilayah Subang Utara akan melakukan musdes kembali mengacu pada hasil keputusan musyawarah tersebut.
Baca juga : Rajin Bantu Warga, AKBP Sumarni Didoakan Lama Bertugas di Kabupaten Subang
Sementara itu, Ketua APDESI Kabupaten Subang H. Lili Rusnali mengatakan telah disetujui nama kabupatennya Subang Utara, lokasi ibu kota di Kecamatan Ciasem.
"Kalau Ciasem tak punya lahan pemda, apa salahnya pemda menganggarkan unuk membeli aset di wilayah Ciasem," ucapnya.
Ciasem, menurutnya, tepat untuk menjadi ibu kota kabupaten. Sebab, jangkauannya cukup lumayan leluasa kalau di Ciasem, ke barat, dan timur. "Apalagi di Ciasem akan ada jalan Cilamaya-Patimban, sangat - sangat bagus kalau di sana," ujarnya. (MGN)