LampuHijau.co.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Subang bersama Polres Subang dan Kodim 0605/Subang berkolaborasi untuk mengejar target cakupan vaksinasi booster 50 persen pada Agustus ini. Maka dari itu, target hariannya mencapai 13.000 dosis booster.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang dr Maxi mengatakan, setiap puskesmas memiliki target berbeda-beda tergantung jumlah penduduknya. Namun, setiap puskesmas rata-rata targetnya 200 sampai 500 dosis booster setiap harinya.
"Target hariannya dari seluruh puskesmas mencapai 13.000 dosis booster," ucap dr Maxi di sela-sela pencanangan BIAN 2022 tingkat Kabupaten Subang di Desa Ciruluk, Kecamatan Kalijati, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Selasa (02/08/2022).
Baca juga : Kapolres Subang Pantau Vaksinasi Booster dan Imunisasi Bagi Warga Desa Talagasari
Kata dr Maxi, target sebanyak itu supaya setiap hari naik satu persen cakupan vaksinasi booster, sehingga satu bulan tuntas mencapai target 50 persen. "Saat ini cakupan vaksinasi booster masih berada di kisaran 31 persen," ucap dr Maxi.
Untuk itu, dr Maxi mengajak semua pihak mendukung vaksinasi booster. Sebab, pandemi Covid-19 berlum berakhir. Buktinya, masih ada warga yang positif Covid-19. "Meski kasus Covid-19 landai, tapi harus tetap waspada," ucapnya.
Maka dari itu, lanjut dr Maxi, masyarakat yang belum divaksinasi booster untuk segera ke sentra-sentra vaksinasi dekat untuk melakukan vaksinasi booster supaya daya tahan tubuh meningkat dan mampu mencegah terpapar Covid-19.
Baca juga : SBSI 1992 Subang Desak PT. Taekwang Vaksinasi Booster Ribuan Karyawannya
Sementara itu, Polres Subang dan Polsek Jajaran terus berupaya untuk membantu Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Subang agar pada Agustus cakupan vaksinasi booster mencapai 50 persen.
"Kita sepakat menuju 50 persen vaksinasi booster. Semoga diakhir Agustus ini, kita bisa mencapainya. Jadi dr Maxi sudah membuat strategi-strategi untuk capaian 50 persen sampai akhir Agustus," ucap Kapolres Subang AKBP Sumarni, kemarin.
Mantan Kapolres Sukabumi Kota tersebut mengajak kepala puskesmas dan forum koordinasi pimpinan kecamatan tetap semangat dan bergerak cari orang-orang belum divaksin booster. "Masyarakat agar segera divaksinasi booster," ujarnya. (MGN)