LampuHijau.co.id - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Subang mendukung Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) 2022 untuk melindungi anak dari penyakit - penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.
Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Subang Muhammad Julian Robert apresiasi dinas kesehatan atas pencanangan BIAN 2022, karena imunisasi sangat penting bagi kesehatan anak di kemudian hari.
"Mudah-mudahan BIAN berlangsung lancar," ucapnya di sela-sela pencanangan BIAN 2022 tingkat Kabupaten Subang di Desa Ciruluk, Kecamatan Kalijati, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Selasa (02/08/2022).
Anak dari mantan Ketua DPRD Kabupaten Subang Bambang Herdadi ini pun mengajak orangtua agar imunisasi anak, demi kebaikan anak. Karena, ia yakin orangtua akan melakukan yang terbaik demi anak.
"Orangtua akan melakukan yang terbaik demi anak. Imunisasi agar anak sehat, baik dan pintar. Dengan harapan, di kemudian hari, tidak muncul permasalahan kesehatan pada anak," ucap politikus PKS, tersebut.
Maka dari itu, ia pun mendoakan yang terbaik untuk anak yang diimunisasi. "Saya doakan anak-anak Kabupaten Subang di kemudian hari sehat, timbuh kembangnya baik dan pintar," ucapnya.
Baca juga : Diinisiasi Kemenkes, DKI Dukung Suksesnya Bulan Imunisasi Anak
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang dr Maxi mengatakan, BIAN dilaksanakan satu bulan pada Agustus 2022 dengan sasaran imunisasi anak usia 9-59 bulan dan anak usia 12-59 bulan.
Untuk itu, dinasnya menyediakan vaksin campak rubela untuk anak usia 9-59 bulan dan 12-59 bulan untuk mendapatkan Imunisasi Kejar (OPV (polio tetes), IPV (polio injeksi), Pentabio (DPT-HB-Hib).
"BIAN merupakan pemberian imunisasi tambahan campak rubela, serta melengkapi dosis Imunisasi Polio dan DPT-HB-Hib yang terlewat. Untuk itu, semua pihak agar mendukung imunisasi karena banyak manfaat bagi anak," ucap dr Maxi.
Baca juga : Mantan Ketua DPRD Subang Bambang Herdadi Akan Nyaleg DPRD Jawa Barat
Manfaat imunisasi, kata pemilik Kilink Happy Healthy, ini mencegah kesakitan dan kecacatan akibat campak, rubela, polio, difteri, portusis, tetanus, hepatitis B, pneumonia dan meningitis. (MGN)