Wujudkan Zero Stunting, Forkopimda Subang Canangkan Program BAAS

Forkopimda Kabupaten Subang di sela-sela Rakor Sosialisasi Keluarga/Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) dan Evaluasi Vaksinasi Covid-19 Dosis 3 (booster) bertempat di Aula Oman Sahroni Pemda Subang, Jalan Dewi Sartika, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang, Senin (01/08/2022). FOTO: IST/LAMPU HIJAU
Senin, 1 Agustus 2022, 20:01 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Subang melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) Dalam Rangka Acara Sosialisasi Keluarga Asuh Anak Stunting dan Evaluasi Vaksinasi Covid-19 Dosis 3 (booster) bertempat di Aula Oman Sahroni Pemda Subang, Jalan Dewi Sartika, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang, Senin (01/08/2022).

Kepala DP2KBP3A Kabupaten Subang Nunung Suryani dalam paparannya menyebutkan Orang tua Asuh Anak Stunting adalah platform keterlibatan pemangku kepentingan secara terstruktur dan terukur dalam mempercepat penurunan stunting menyasar kepada kelompok sasaran.

Pada Kesempatan ini, Nunung Suryani, memaparkan pembagian Bapak Asuh/Keluarga Asuh Stunting, sebanyak 2.018 anak stunting akan mendapatkan Bapak Asuh/Keluarga Asuh masing-masing.

Baca juga : Bupati Minta Polres Subang Lanjutkan Program Bedah Rutilahu, Ini Alasannya

“Pemangku kepentingan adalah orang perseorangan, masyarakat, akademisi, organisasi profesi, dunia usaha, media massa, organisasi masyarakat, perguruan tinggi, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan mitra pembangunan, yang terkait dengan Percepatan Penurunan Stunting (Pasal 1, Peraturan Presiden nomor 72 tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting," ucap Nunung.

Sementara itu, Dandim 0605/Subang, Letkol Inf Bambang Raditya, M.Han menyampaikan bahwa Stunting menjadi prioritas TNI AD dalam membantu Pemerintah untuk mengatasi penurunan angka Stunting di Indonesia, termasuk di wilayah Kabupaten Subang.

“Siapa pun bisa membantu anak-anak penderita stunting, maupun pencegahan stunting kepada anak yang baru lahir. Bayangkan seluruh pemangku kepentingan minimal mempunyai satu (1) anak asuh saja. Kami yakin masalah stunting di Kabupaten Subang bisa teratasi," ucap Letkol Bambang.

Baca juga : Wujudkan Sinergitas Polri dan Stakeholder, Polda Jatim Tandatangan MoU dengan UWK dan Perum Perhutani

Untuk itu, Letkol Inf Bambang Raditya, M.Han mengajak semua pihak untuk bersatu melawan adanya stunting di wilayah Kabupaten Subang. “Mari sukseskan program Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) untuk Subang Zero Stunting," ucap Dandim.

Selaras dengan Dandim, Kapolres Subang AKBP Sumarni menyampaikan bahwa pihaknya sangat mendukung dengan program zero stunting di Kabupaten Subang.

"Saya menghimbau semua jajaran Polres Subang untuk melaksanakan semua program-program ini dan semoga menjadi ladang amal ibadah untuk kita semua," ucap Kapolres.

Baca juga : Dua Personel dan Satu ASN Polres Subang Naik Pangkat Pengabdian

Di tempat yang sama, Bupati Subang Ruhimat mengapresiasi yang telah dilakukan oleh Kodim 0605/Subang dan Polres Subang dalam membantu pemerintahan dalam menangani stunting.

“Terima kasih kepada jajaran Kodim Subang dan jajaran Polres Subang pelaksanaan orang tua asuh anak stunting sudah berjalan. Dalam rangka mengejar zero stunting di wilayah Kabupaten Subang kepada kepala desa untuk sebulan sekali mengunjungi anak stunting, lalu memberikan bantuan langsung dan memberikan edukasi kepada anak stunting” tegas Kang Jimat, sapaannya. (MGN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal