LampuHijau.co.id - Dewan Pengurus Cabang (DPC) Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) 1992 Kabupaten Subang desak PT. Taekwang Industrial Indonesia segera vaksinasi booster terhadap ribuan karyawannya.
Ketua DPC SBSI 1992 Kabupaten Subang Rahayu Kurniawan menyayangkan masih banyak karyawan PT. Taekwang Industrial Indonesia yang belum vaksinasi booster, padahal pandemi Covid-19 belum berakhir.
"Informasi yang kami dapat, ribuan karyawan PT. Taekwang Industrial Indonesia belum divaksin booster. Harusnya, semua karyawan divaksin booster," ucap Rahayu kepada Lampu Hijau di Kabupaten Subang, Senin (01/08/2022).
Baca juga : Wakapolres Subang Pimpin Vaksinasi Booster Ratusan Warga di Desa Cisaga
Sebab, lanjut dia, enam bulan setelah divaksin dosis dua, kekebalan tubuh atau antibodi kembali menurun, sehingga karyawan PT. Taekwang Industrial Indonesia berpotensi tertular Covid-19.
Maka dari itu, kata Rahayu, SBSI 1992 Kabupaten Subang desak manajemen PT. Taekwang Industrial Indonesia untuk segera melakukan vaksinasi booster kepada karyawan supaya karyawan selalu sehat.
"Vaksinasi booster terhadap karyawan sangat penting agar produktivitas perusahaan dan perekonomian berjalan dengan baik. Selain itu, bentuk perusahaan sayang kepada karyawan," ucap Rahayu.
Baca juga : Dinkes Kabupaten Subang Akan Vaksinasi Booster Kedua Terhadap 6.000 Nakes
Sementara itu, Kapolres Subang AKBP Sumarni melalui Kapolsek Cibogo AKP Ikin Sodikin mengatakan pihaknya telah berkomunikasi dengan manajemen PT. Taekwang Industrial Indonesia untuk mempercepat vaksinasi booster karyawan.
"Kita sudah berkomunikasi dengan PT. Taekwang agar segera melakukan vaksinasi booster terhadap karyawannya. Sebab, masih ada ribuan karyawan yang belum tervaksinasi booster," ucap AKP Ikin.
Selain itu, tambah mantan Kapolsek Cisalak tersebut, pihaknya pun menyisir karyawan PT. Taekwang Industrial Indonesia satu per satu di depan gerbang perusahaan tersebut untuk memastikan mereka terbooster.
Baca juga : BAZNAS Salurkan Paket Makanan ZChicken pada Korban Kebakaran Tambora
"Di depan gerbang PT. Taekwang, kami cek satu per satu karyawan untuk memastikan sudah divaksin booster atau belum. Yang belum, kami minta mereka segera divaksin booster," ujar AKP Ikin.
Sementara itu, Senior Manager PT Taekwang Industrial Indonesia Epi Slamet membenarkan masih ada 6.000 karyawan belum vaksinasi booster. "Ada 6.000 dari 35.000 (karyawan), jadi 17% yang belum tuntas (divaksin booster)," ucap Epi Slamet.
Kata Epi, untuk 29.000 karyawan atau 83 persen sudah vaksin booster. "Setiap Rabu dan Jumat, kami agendakan vaksin di dalam perusahaan. Mudah-mudahan manajemen masih terus lanjut (vaksinasi booster) sampai 100%," ungkapnya. (MGN)