Fraksi PKB DPRD Subang Nilai Perumda TRS Lambat Bekerja Minim Kontribusi

Kantor Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Rangga Subang (TRS). FOTO: IST/NET/LAMPU HIJAU
Senin, 25 Juli 2022, 20:14 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Fraksi PKB DPRD Kabupaten Subang menilai Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Rangga Subang (TRS) lambat dalam bekerja. Akibatnya, minim kontribusi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Subang.

Sekretaris Fraksi PKB DPRD Kabupaten Subang Ahmad Sahroni mengatakan Kabupaten Subang memiliki potensi yang sangat bagus untuk mengembangkan usaha di sektor air bersih.

Namun dalam perjalanan, lanjut Ahmad Sahroni, kontribusi perusahaan yang dulu dikenal dengan nama PDAM Subang tersebut masih minim.

Hal itu bisa dilihat dari sumbangan PAD dari Perumda Air Bersih TRS hanya Rp1 Miliar pada tahun 2021, sedangkan untuk target PAD pada tahun 2022 sebesar Rp1,7 Miliar.

Baca juga : Fraksi PKS DPRD Depok Setuju Depok Gabung Jakarta Raya

"Kami pesimis, target PAD di tahun ini bisa tercapai," ujar Ahmad Sahroni, dalam keterangan resminya, pada Senin, 25 Juli 2022.

Menurutnya, Kabupaten Subang memiliki potensi yang sangat bagus. Karena banyak yang belum tercover, mulai dari perkotaan sampai pedesaan. Belum lagi masih banyaknya komplain yang dilakukan masyarakat atas pelayanan yang dilakukan Perumda Air Minum TRS.

"Kita lihat betapa besarnya potensi yang bisa dikelola oleh PDAM. Mulai dari jalur perkotaan sampai pedesaan, bahkan termasuk industri," katanya.

Dia menyampaikan, yang paling bisa meningkatkan perfom Perumda TRS adalah masuk ke perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Subang.

Baca juga : Wakil Ketua DPRD Subang Aceng Kudus Serap Aspirasi Warga Desa Margahayu

Karena, tambahnya, berdasarkan laporan yang dia terima dari masyarakat, perusahaan-perusahaan industri di Kabupaten Subang sumber air bersihnya bukan dari PDAM.

Padahal, kalau air bersih pabrik-pabrik di Kabupaten Subang dari Perumda TRS, maka pendapatan Perumda TRS akan meningkat, dan secara otomatis PAD di Subang juga akan meningkat.

"Dalam waktu dekat, kami (DPRD Subang) akan melakukan sidak ke Perumda TRS termasuk ke pabrik-pabrik (industri) untuk menemukan apa yang menjadi persoalannya," ujarnya.

Dia juga menyampaikan, jajaran direksi yang baru jangan hanya berpangku tangan, tapi harus membuat terobosan sehingga Perumda TRS benar-benar bisa diandalkan oleh Pemda untuk menggali potensi PAD.

Baca juga : Komisi III DPR RI Menilai Polri sudah Berada pada Konsep Polri Presisi

"Jajaran direksi yang baru harus lari dong. Masa ada potensi besar dibiarkan," tegasnya. (MGN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal