Eep Hidayat Tolak Jalan Tol Cipeundeuy Langsung ke Patimban, Ini Alasannya!

Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Subang Eep Hidayat bersama Bupati Subang Ruhimat saat acara Ulang Tahun Partai Nasdem, beberapa waktu lalu. FOTO: MANGUN WIJAYA/LAMPU HIJAU
Rabu, 20 Juli 2022, 08:08 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Subang Eep Hidayat menolak rencana pembangunan jalan tol dari Cipeundeuy langsung ke Pelabuhan Patimban, karena membelah Subang bagian utara secara radikal yang akan merusak ruang Kabupaten Subang bagian utara.

Menurut Eep Hidayat, bahwa sebagaimana diketahui, beberapa waktu yang lalu, Bupati Subang Ruhimat dapat surat usulan permohonan rekomendasi dari perusahaan kawasan industri Cipeundeuy untuk rencana jalan tol yaitu intercing atau jalan lingkar dan jalan tol dari kawasan industri Cipeundeuy ke Patimban.

"Bahwa untuk maklum sesuai Undang-Undang bahwa kawasan industry wajib diberikan akses ke Pelabuhan, dalam hal ini ke Pelabuhan Patimban," ucap Mang Eep, sapaan akrab Eep Hidayat dalam rilis yang diterima Lampu Hijau, kemarin.

Pemikiran Bupati Subang ketika itu, lanjut Mang Eep, sangat ideal menunjukkan rasa sayang dan cintanya terhadap Kabupaten Subang.

Baca juga : Eep Hidayat Tolak Subang Dijadikan Pusat Pembuangan Limbah B3

"Beliau tidak setuju kalau rencana jalan tol yang diusulkan secara diagonal dari Cipeundeuy ke Patimban karena akan membelah Subang bagian utara secara radikal dan pemikiran beliau sangat hebat pada saat itu yaitu akan merekomendasi jika untuk akses kawasan industri adalah Cipeundeuy – Cibogo (yang sekarang) ditambah Cibogo – Cipunagara – Compreng –Pusakajaya – Patimban," ujar Mang Eep.

Kata Mang Eep, pemikiran Bupati Subang ketika itu sangat terpuji dan ideal, tidak mau ruang Subang bagian utara dibelah secara radikal dan diagonal.

"Saya sampaikan kesamaan pemikiran Bupati Subang dengan saya ketika itu dan saya apresiasi sebagai bentuk rasa cinta dan saying bupati Subang terhadap Subang. Teman saya sempat menyangsikan bahwa pemikiran Bupati suatu saat nanti akan berubah seiring pertemuan dengan perusahaan," ujarnya.

Namun, kata Mang Eep, entah sudah bertemu atau tidak dengan pengusahanya, bagai petir disiang bolong ternyata sesuai dugaan temannya bahwa pemikiran Bupati Subang akan berubah total, maka Bupati Subang mengeluarkan rekomendasi rencana Jalan Tol Cipeundeuy langsung Patimban yang membelah Subang bagian utara secara radikal yang akan meruksak ruang Kabupaten Subang bagian utara.

Baca juga : Bupati Minta Polres Subang Lanjutkan Program Bedah Rutilahu, Ini Alasannya

"Saya menyampaikan penolakan terhadap rekomendasi Bupati Subang atas rencana pembuatan jalan tol secara diagonal Cipeundeuy - Patimban, karena akan merusak masa depan ruang Subang bagian utara, apalagi adanya rencana pembentukan Kabupaten Subang utara," ucap Mang Eep.

Padahal, kata Mang Eep, bahwa untuk diketahui dengan tol sesuai dengan pemikiran Bupati Subang yang murni dan baik sebelumnya sangat strategis bagi Kabupaten Subang, mempunyai jalan lingkar Cipeundeuy, interchange Kalijati, Cilameri, Cibogo, Cipunagara – Compreng dan jalan lingkar Pusakajaya-Pusakanagara.

"Secara kebetulan pada hari Rabu tanggal 13 Juli 2022 sekira jam 18.30 WIB Pak Bupati Subang datang berkunjung ke rumah saya dan saya utarakan keberatan itu," ucap Mang Eep.

Saat itu, kata Mang Eep, Bupati Subang menyadari kekeliruannya itu dan mengakui bahwa yang paling strategis dan baik untuk Kabupaten Subang adalah Cipeundeuy – Cibogo (tol sekarang/Astra Tol Cipali) ditambah Cibogo – Patimban melewati Compreng, Pusakanagara dan Pusakajaya.

Baca juga : Pembangunan Jalan Tol Akses Patimban Akan Melintasi Dua Puluh Desa

"Beliau pun berjanji akan mencabut kembali rekomendasi yang telah dikeluarkan dan diakuinya sebagai kekeliruan itu," ucap mantan Bupati Subang, tersebut.

Walaupun Bupati Subang berjanji akan mencabut kembali rekomendasi yang akan membuat suram masa depan ruang Kabupaten Subang bagian utara tersebut, namun Mang Eep sekarang khawatir, karena Bupati Subang diperkirakan telah terlalu jauh melangkah sehingga menjadi sangat pelik untuk melakukan pencabutan rekomendasi itu, kecuali kalau cintanya terhadap Kabupaten Subang lebih besar dibandingkan kepentingan perusahaan. (MGN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal