Jabong Hydro Farm Jadi Sarana Edukasi dan Menambah Penghasilan Bagi Ibu-Ibu

Kapolres Subang AKBP Sumarni menerima silaturahmi Ketua Kelompok Tani Jabong Hydro Farm Kiki Muhamad Iqbal bersama ibu-ibu di ruang kerjanya, Mapolres Subang, Jawa Barat, pada Kamis (16/06/2022). FOTO: MANGUN WIJAYA/LAMPU HIJAU
Kamis, 16 Juni 2022, 19:34 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Jabong Hydro Farm jadi tempat edukasi pertanian bagi anak-anak dan generasi muda, serta menambah pendapatan bagi kalangan ibu-ibu yang mengolah hasil pertanian jadi produk bernilai jual tinggi.

Ketua Kelompok Tani Jabong Hydro Farm Kiki Muhamad Iqbal mengatakan, Jabong Hydro Farm berdiri sejak 2016 silam di luas lahan 20 bata yang saat itu masih belum banyak penggiat hidroponik.

"Waktu itu, saya sudah menanam hidroponik memakai sterofom. Sterofomnya itu bekas anggur, kemudian dipakai menanam pakcoy," ucap Kiki saat berada di Mapolres Subang, Jawa Barat, Kamis (16/06/2022).

Saat itu, lanjut Kiki, pakcoy difoto, ternyata tubuhnya lebih bagus daripada sistem pertanian konvensional. Makanya, Kiki pun berani bilang bahwa hidroponik itu adalah sistem pertanian masa depan.

Baca juga : Jakarta Juara Pertama Sistem Pengendalian Banjir

"Karena ke depan, pola pertanian itu akan semakin modern. Makanya, di Jabong Hydro Farm ada padi di atas sterofom, dan tanaman lainnya," ujar Kiki.

Menurutnya, entah 10 atau 20 tahun ke depan, pemanfaatan lahan sempit jadi slogan hidroponik akan jadi perhatian khusus dalam perencanaan perkotaan.

"Karena di Jepang dan negara-negara maju padi sudah di dalam mall dan di atas rumah. Jadi tidak punya sawah, tapi tetap punya padi," ucapnya.

Maka dari itu, Kiki pun aktif memberikan pelatihan setiap Sabtu yang terjadwal di sekolah - sekolah di Subang dengan agendanya 121 kali pelatihan atau sekitar selama 1 tahun setengah lamanya.

Baca juga : Subang Jadi Percontohan Komunikasi Perubahan Sikap Pencegahan Kusta

Selain itu, tambahnya, pemberdayaan masyarakat. Jadi di Desa Jabong, setiap masyarakat menanam di sterofoam. Jadi, ketika ada kebutuhan sayuran, tidak hanya dirinya, tapi juga ke tetangga - tetangga. Mereka pun diberdayakan untuk mengolah hasil pertanian menjadi produk bernilai tinggi.

Jadi dua tahun ini, tergarap dari hulu ke hilirnya. "Dulu kan bisnis pribadi, kini sudah jadi kelompok, sehingga ibu-ibu dilibatkan olah hasil pertanian," ujarnya.

Kata Kiki, kunjungan Kapolres Subang AKBP Sumarni ke Jabong Hydro Farm beberapa waktu lalu, suatu hal penting karena pada saat itu hadir Kapolsek Subang, Kapolsek Pagaden, dan Camat Pagaden, sehingga mereka tahu ada Jabong Hydro Farm.

Sementara itu, Kapolres Subang AKBP Sumarni berharap Jabong Hydro Farm merangkul generasi milenial supaya mereka menyukai pertanian, sehingga generasi milenial mempunyai penghasilan sendiri.

Baca juga : Polisi Tangkap Gary Iskak Karena Dugaan Penyalahgunaan Sabu

"Generasi milenial perlu dirangkul agar mereka menyukai pertanian supaya mereka bisa hidup mandiri dengan memiliki penghasilan sendiri, serta membantu negara dalam ketahanan pangan," ujarnya.

Selain itu, mantan Kapolres Sukabumi Kota tersebut pun berharap Jabong Hydro Farm dicontoh desa lainnya. Sebab, manfaatnya besar. Banyak ibu-ibu bisa diberdayakan sehingga mereka punya penghasilan dari menjual produk olahan pertanian. (MGN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal