LampuHijau.co.id - Forum Presidium Pejuang Pembentukan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mendukung penolakan penambangan di kawasan Pantai Batu Perahu, Tanjung Ketapang dan Pantai Merbau Desa Rias.
Ketua Umum Forum Presidium Pejuang H Usmandie Andeska mengatakan, dukungan tersebut sekaligus mengklarifikasi kabar keterlibatan sejumlah pengurus yang dalam mendukung penambangan di wilayah izin usaha penambangan itu.
"Sebagai ketua umum tentu saya sangat menyesalkan ada pihak pihak yang membawa nama forum dalam persoalan ini. Jadi perlu saya tegaskan, bahwa forum tidak mendukung penambangan tersebut, sebaliknya bersama masyarakat nelayan menolak penambangan itu, walau PT Timah telah menerbitkan SPK kepada salah satu perusahaan yang terindikasi belum memiliki reputasi baik dalam kegiatan penambangan,"kata Andeska, Minggu (29/5).
Andeska menambahkan, seharusnya manajemen PT Timah, dalam menerbitkan SPK, mempertimbangkan kondisi kekinian yang berkembang di masyarakat. Di mana dalam tata ruang wilayah, kawasan itu oleh Pemda Bangka Selatan telah ditetapkan sebagai kawasan perikanan tangkap. Sesuai dengan Perda Nomor 6 Tahun 2014 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Bangka Selatan.
“Seharusnya PT Timah memperhatikan hal ini, walau memang penetapan kawasan itu sebagai WIUP lebih awal. Namun demikian Perda tersebut tidak serta merta harus diabaikan karena itu keputusan konstitusi,” ucapnya.
Terlebih selama ini, kata dia, lokasi itu memang sudah dijadikan masyarakat nelayan, terutama nelayan sungkur untuk mengambil benur, anak udang. Nelayan juga telah menjaga aset PT Timah dari perambahan dan penjarahan.
Andeska juga minta, manajemen PT Timah jangan asal-asalan dalam menjalin mitra kerjasama. “Dalam hal tambang misalnya, sebagai mitra, hendaknya perusahaan yang memiliki pengalaman dalam dunia tambang, membawa teknologi tambang yang ramah lingkungan, perangkat tambang yang dilengkapi peralatan keselamatan pekerja tambang yang sangat memadai dan layak. Lalu owner perusahaan yang reputasi tidak tercela, sehingga kerjasama bisa saling menguntungkan,” tegasnya.
Subri, Pengurus Forum menuturkan, segelintir oknum yang mendukung penambangan tidak mencerminkan sebagai sosok pejuang. “Justru sebaliknya tak jarang melakukan kontradiksi dengan dalih demi tambang rakyat," kata dia sembari menegaskan apa yang dilakukan oknum tersebut tidak ada kaitannya dengan forum.
Ditegaskan Subri, Forum Presidium Pejuang memiliki misi yang sangat mulia, mengembalikan cita cita pejuang pembentukan, agar masyarakat Babel lebih sejahtera, mandiri, membangun daerah berbasiskan pada potensi sumberdaya lokal yang memiliki nilai komparatif dan kompetitif yang tinggi.
"Sisa potensi timah hendaknya dikelola dengan baik hingga mampu memunculkan sumber pertumbuhan ekonomi baru sebagai antisipasi Babel pasca timah. Bukan menjadi objek jarahan oknum-oknum dari luar daerah dengan kedok pengembangan investasi," tandasnya. (DTR)