LampuHijau.co.id - Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Subang dr Maxi menerima kunjungan Direktur Netherland Leprosy Relief (NLR) Internasional Linda Hummel di Kabupaten Subang, Jawa Barat, Jumat (27/05/2022).
Menurutnya, NLR Internasional merupakan salah satu lembaga swadaya masyarakat (LSM) Internasional yang kurang lebih sudah 20 tahun mendukung program kusta di Indonesia, termasuk Kabupaten Subang.
Kabupaten Subang, lanjut dr Maxi, menjadi pilot project atau proyek percontohan program baru yakni PEP BCC. PEP BCC kependekan dari Post Exposure Prophylaxis Behavioral Change Communication.
Baca juga : Bisa di Posisi Sekarang, Puan Maharani: Tak Ada Pencapain tanpa Kerja Keras
"Program in tentang bagaimana mencegah kusta dengan pola perubahan komunikasi. Dulu petugas kesehatan sibuk cari kusta, tapi di Kabupaten Subang memberdayakan tokoh potensial di desa," ucap dr Maxi.
Tokoh tersebut, lanjutnya, baik itu tokoh agama, masyarakat, wanita, maupun pemuda. Mereka dilibatkan untuk beri informasi ke masyarakat kalau kusta tidak menjijikan dan berbahaya, serta cirinya.
"Dari mereka sangat efektif, karena mereka paling dekat dengan masyarakat. Contoh di Kecamatan Cibogo, mereka merujuk 48 orang, ternyata 7 orang di antaranya adalah penderita penyakit kusta," ucap dr Maxi.
Kata dr Maxi, kusta ini dapat diberantas, apa bila sumber penularannya ditemukan untuk diobati, kalau tidak memang sulit. "Karena akan menular secara diam-diam, muncul penderita baru," ucap dr Maxi.
Maka dari itu, kata dr Maxi, dengan PEP BCC, sebelum sakit, diperiksa terlebih dahulu dan dikasih obat walaupun belum ada gejala, supaya tidak menular kepada anggota keluarga lain di sekitarnya.
Sementara itu, Direktur NLR Internasional Linda Hummel menyampaikan terima kasih banyak. "Ini merupakan kunjungan yang luar biasa. Terima kasih atas informasi yang telah dipaparkan tentang kusta," ucapnya.
Baca juga : BAZNAS Edukasi Peternak soal Pencegahan PMK
Kusta, kata Linda, bisa dicegah dan diobati. Untuk itu, penting sekali adanya kolaborasi memerangi kusta. "Kolaborasi pemerintah, LSM dan pihak swasta untuk memerangi kusta sangat penting," tegasnya. (MGN)