LampuHijau.co.id - Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie mengapreasiasi Lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) Kota Tangsel ke X yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kota Tangerang Selatan.
Sebelumnya, lomba tersebut dilaksanakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Tangerang Selatan. Kegiatan lomba berlangsung di Plaza Rakyat, Puspemkot Tangsel, Ciputat, Selasa (24/5).
Benyamin menjelaskan, TTG adalah teknologi yang digunakan sesuai atau yang telah dikembangkan secara tradisional, sederhana. ”Kemudian proses pengenalannya banyak ditentukan oleh keadaan lingkungan, potensi lokal, dan masyarakat di daerahnya. Suatu teknologi baru dikatakan sebagai teknologi yang tepat guna jika memenuhi kriteria-kriteria,” ujarnya.
Menurutnya, kriteria yang harus dipenuhi adalah dapat memecahkan permasalahan yang dihadapi masyarakat, dapat digunakan oleh sumber-sumber yang tersedia di banyak tempat, dapat diterapkan dengan sesuai.
“Dan cocok dengan kondisi sosial ekonomi yang berlaku di suatu tempat dan mudah dipelajari, digunakan, serta dipelihara oleh masyarakat,” ujar pria yang akrab disapa Bang Ben tersebut.
Baca juga : Pimpin Apel Pasukan Operasi Ketupat 2022, Wali Kota Tangsel Bacakan Amanat Kapolri
Kepala Bappedalitbangda Eki Herdiana mengungkapkan, kegiatan ini akan diselenggarakan secara rutin setiap tahunnya oleh Bappelitbangda Kota Tangsel. Dia menyebut, pelaksanaan Lomba Inovasi TTG sebagai salah satu upaya yang strategis dalam menyebarluaskan informasi berbagai teknologi yang dapat memberi nilai tambah kepada masyarakat.
“Lomba ini bertujuan menampilkan berbagai jenis teknologi tepat guna dan proses produksinya, yang berguna untuk menambah pengetahuan dan wawasan masyarakat tentang perkembangan dan kemajuan teknologi,” jelasnya.
Lomba Inovasi TTG ini dibagi menjadi dua kategori yakni kategori umum/mahasiswa dan kategori pelajar. Kategori umum/mahasiswa diperuntukkan untuk masyarakat Kota Tangsel atau mahasiswa yang belajar di Perguruan Tinggi di Kota Tangerang Selatan.
“Adapun kategori pelajar dikhususkan untuk pelajar pada jenjang pendidikan menengah (SMA, SMK, dan MA),” terang Eko melalui keterangan tertulis, Kamis (26/5).
Eko menjelaskan, Lomba Inovasi TTG Kota Tangsel ke-X diawali dengan proses pendaftaran peserta yang dibuka secara daring/online dari tanggal 1 Maret – 29 April 2022 yang kemudian diperpanjang hingga 16 Mei 2022 karena jumlah pendaftar belum memenuhi kuorum peserta lomba.
Baca juga : Ini Permintaan Wali Kota Jaksel kepada Pengurus PMI Baru
Jumlah peserta lomba hingga akhir masa pendaftaran berjumlah 29 tim terdiri dari 27 peserta dari kategori umum/mahasiswa dan dun peserta dari kategori pelajar. Karena jumlah peserta dari kategori pelajar tidak mencukupi kuorum, maka panitia dan dewan juri sepakat untuk meniadakan kategori pelajar dan mengikutsertakan dua peserta dari kategori pelajar sebagai peserta kategori umum/mahasiswa.
Tahap pertama lomba inovasi TTG ini adalah penilaian proposal dari masing-masing peserta yang dinilai oleh tim juri profesional yang berasal dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). “Termasuk Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), serta Universitas Nasional (UNAS),” ungkap Eki.
Dari 29 peserta, hanya 16 tim yang berhasil lolos maju ke tahap kedua lomba ini yang berasal dari Universitas Pamulang (UNPAM), Institut Teknologi Indonesia (ITI), Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah. Kemudian Institut Teknologi Tangerang Selatan (ITTS), Pos Pelayanan Teknologi Posyantek) Kecamatan Setu. Pos Pelayanan Teknologi (Posyantek) Kecamatan Serpong Utara, dan SMAN 2 Tangsel.
Tahap kedua lomba yang merupakan gabungan penjurian tahap final lomba sekaligus gelar TTG dilaksanakan pada tanggal 24 Mei 2022 di Plaza Pusat Pemerintahan Kota Tangsel. Acara dibuka secara resmi pada pukul 10.00 WIB oleh Wali Kota Tangerang Selatan kemudian dilanjutkan dengan demonstrasi alat teknologi tepat guna oleh para finalis sekaligus diberi penilaian oleh dewan juri.
Acara selanjutnya adalah pengumuman pemenang lomba inovasi TTG Kota Tangerang Selatan ke-X Tahun 2022. Di mana Juara I diraih oleh Tim Hary Hidayat dari Universitas Pamulang dengan judul inovasi Mesin Penembak. Juara II diraih oleh Tim Romi Fadli dari Institut Teknologi Tangerang Selatan dengan judul Inovasi Sistem RT/RW Digital, dan Juara III diraih oleh Tim Dendy Franeza dari Institut Teknologi Indonesia dengan judul inovasi Alat Pengatur Suhu Ruang Fermentasi Tempe.
Baca juga : Selama Pandemi Covid, Tempat Hiburan Malam di Ibu Kota Banyak Gulung Tikar
Juara I berhak mendapatkan hadiah berupa piala, piagam dan uang pembinaan sebesar Rp 10 juta. Juara II berhak mendapatkan hadiah berupa piala, piagam dan uang pembinaan sebesar Rp 8 juta. Sedangkan Juara III berhak mendapatkan hadiah berupa piala, piagam dan uang pembinaan sebesar Rp 6 juta.
Penyerahan hadiah kepada para pemenang diberikan oleh Sekretaris Daerah Tangsel. Terakhir, acara ditutup secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kota Tangsel Bambang Noertjahjo. (DTR)