Jurnalis Cirebon Kecam Penembakan Shireen Abu Akleh oleh Tentara Israel

Puluhan Jurnalis Cirebon menggelar aksi solidaritas dengan tutup mulut, tabur bunga, dan menyalakan lilin, di depan Balai Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Jawa Barat, pada Minggu (15/05/2022) malam. FOTO: Jurnalis Cirebon for Lampu Hijau
Senin, 16 Mei 2022, 01:26 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Puluhan Jurnalis Cirebon menggelar aksi solidaritas dengan tutup mulut, tabur bunga, dan menyalakan lilin, di depan Balai Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Jawa Barat, pada Minggu (15/05/2022) malam.

Aksi para Jurnalis Cirebon tersebut sebagai bentuk kecaman atas aksi penembakan terhadap Jurnalis Al Jazeera, Shireen Abu Akleh, oleh Tentara Israel, pada beberapa waktu lalu.

Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Cirebon Raya Faizal Nurathman menyampaikan pihaknya mengecam aksi penembakan terhadap Shireen Abu Akleh oleh Tentara Israel.

Baca juga : Kapolda Jatim Cek Kesiapan Pengamanan Side Event W20 di Kota Batu

“Penembakan terhadap Shireen Abu Akleh merupakan kebiadaban. Oleh karena itu, kami mengutuk keras tindakan tersebut,” ujarnya.

Untuk itu, wartawan media televisi nasional tersebut meminta dunia Internasional memberikan tindakan tegas kepada Israel.

Sementara itu, Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Cirebon Raya Muslimin mengutuk keras kekejaman tentara Israel. Sebab, saat bertugas, Shireen mengenakan atribut lengkap pers. Dengan demikian, lanjut dia, tidak seharusnya tentara Israel menembaknya hingga tewas.

Baca juga : Dibantu Biaya Visum, Korban Pembacokan dan Penembakan di Duren Sawit Terharu

“Ini jelas kebiadaban tentara Israel. Aksi penembakan terhadap jurnalis yang sedang melakukan peliputan tidak bisa dibiarkan begitu saja,” tegasnya.

Muslimin meminta Pemerintah Indonesia segera mengirimkan nota protes keras kepada Israel, sebagai bentuk kepedulian terhadap kebebasan pers.

Ia juga berharap, negara Barat memberikan sanksi berat kepada Israel. “Kalau negara-negara lain membiarkan hal ini, kami khawatir kebebasan pers akan hilang. Pers tidak bisa lagi secara bebas memberikan informasi kepada publik,” pungkasnya. (MGN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal