Gugup dan Hanya Punya Rp200 Ribu, Alasan Penabrak Tinggalkan Dua Mahasiswi Polindra Di Rumah Sakit

Kapolres Indramayu AKBP M Lukman Syarif memberikan keterangan terkait penangkapan pengemudi mobil yang menabrak dua mahasiswi Polindra di Mapolres Indramayu, Jawa Barat, Kamis (12/5/2022). FOTO: MANGUN WIJAYA/LAMPU HIJAU
Kamis, 12 Mei 2022, 17:54 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Polres Indramayu memastikan perkara tertabraknya dua mahasiswi Politeknik Negeri Indramayu (Polindra), Nana (20) asal Indramayu, dan Anisa (20) warga Kabupaten Bandung oleh DW (40) tidak ada unsur tabrak lari dan perampokan.

Hal tersebut ditegaskan oleh Kapolres Indramayu AKBP M Lukman Syarif saat memberikan keterangan kepada awak media di Mapolres Indramayu, Jawa Barat, pada Kamis (12/05/2022).

Mantan Kapolres Sukabumi Kota ini menyampaikan DW, pengemudi mobil Xenia nopol G 9057 CM dengan penumpangnya, AS, setelah antar Nana dan Anisa ke rumah sakit, malah memilih pulang ke daerahnya di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.

Baca juga : Polres Indramayu Tangkap Penabrak Dua Mahasiswi Polindra Di Pemalang

"Dari keterangan, ia memilih pergi dari rumah sakit karena gugup dan hanya punya uang Rp200 ribu. Jadi, ia bingung untuk membayar biaya rumah sakit, sehingga memilih meninggalkan dua korban di rumah sakit," ujarnya.

Kata AKBP M Lukman Syarif, hal ini sangat disayangkan. Seharunya, DW lapor kepada polisi di polsek terdekat atau meninggalkan no kontak dan KTP di RS Medissina, agar mudah dihubungi jika alasannya mempunyai sedikit uang.

Setelah berada di Kabupaten Pemalang, lanjutnya, baru lapor polisi. Sementara itu, aksi DW viral di media sosial. Di media sosial termuat video bahwa terjadi tabrak lari, dan barang berharga korban dirampas oleh pengemudi mobil.

Baca juga : Bupati Subang Pastikan Pemerintahan Tak Galau Meski Sekda Ditahan Kejari

"Pada kenyataannya, bukan tabrak lari, karena pengemudi mobil antarkan kedua korban ke rumah sakit. Barang berharga korban di mobilnya, karena dimasukkan korban dan temannya supaya tidak tercecer," ujarnya.

Jadi, lanjutnya, DW dan AS tidak tahu kalau barang berharga kedua korban di dalam mobilnya. "Kami berkoordinasi dengan Polres Pemalang untuk mengamankan DW. DW diamankan saat sedang buat laporan ke polisi," ujarnya.

DW tidak lama kemudian dijemput oleh petugas untuk dibawa ke Polres Indramayu. Saat ini, DW sedang menjalani pemeriksaan untuk proses hukum lebih lanjut oleh Polres Indramayu. (MGN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal