LampuHijau.co.id - Pemerintah Kabupaten Subang dan masyarakat menagih janji PT Taekwang membangun jalan yang merupakan kewajiban analisis dampak lalu lintas (Amdal Lalin) untuk urai kemacetan.
Bupati Subang Ruhimat menyampaikan sangat mendukung keberadaan PT Taekwang dan mendorong PT Taekwang untuk mengembangkan bisnisnya di Kabupaten Subang.
"Namun, saya atas nama pemerintah dan rakyat Subang ingin menagih janji terkait kemacetan di PT Taekwang," ucap Ruhimat saat pertemuan dengan perwakilan PT Taekwang di Kantor Bupati Subang, Rabu (20/04/2022).
Baca juga : Polwan Polres Subang Bagikan 250 Paket Takjil kepada Pengguna Jalan
Terkait hal itu, Kang Jimat, sapaan akrabnya, ingin bagaimana caranya kewajiban PT Taekwang untuk segera direalisasikan untuk membangun jalan yang merupakan kewajiban Amdal Lalin.
"Pada kesempatan ini, saya sudah lama menunggu kesempatan untuk berdiskusi terkait permasalahan Amdal Lalin PT Taekwang," ucap Kang Jimat.
Kang Jimat berharap diadakannya pertemuan ini, solusi bagi kemacetan dan kewajiban Amdal Lalin PT Taekwang dapat segera terwujud.
Baca juga : Komunitas Street Center Subang Bagikan 500 Takjil kepada Pengguna Jalan
"Mudah-mudahan secepatnya bisa direalisasikan demi kenyamanan masyarakat Subang," ucap Kang Jimat.
Sementara itu, Kabid Prasarana dan Tata Ruang BP4D Subang Dewi Lestari mengatakan, pertemuan ini adalah lanjutan dari pertemuan sebelumnya terkait kewajiban Amdal Lalin yang harus dipenuhi oleh PT Taekwang.
Sementara itu, perwakilan PT Taekwang Subang Yanuar menyatakan pihaknya siap untuk memenuhi kewajibannya dan bersinergi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Subang untuk mewujudkan lingkungan yang nyaman bagi masyarakat di Subang.
Baca juga : Vaksinasi Lambat Capai Target, Bupati Subang Bantah tidak Turun Langsung
Senada dengan Yanuar, Mr Park, perwakilan PT Taekwang Jakarta juga menyampaikan kesiapannya dalam memenuhi kewajiban.
Dalam kesempatan tersebut, Ia juga mengungkapkan Subang merupakan tempat nyaman untuk berinvestasi dan mengungkapkan niatan PT Taekwang untuk memperluas area pabrik di tahun yang akan datang. (MGN)