LampuHijau.co.id - Partai Demokrat mendorong pemerintah pusat dan daerah tidak kalah oleh mafia kebutuhan pokok. Sebab, akibat ulah mafia, kebutuhan pokok menjadi mahal dan susah didapatkan oleh rakyat.
Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat Media Gathering di halaman Gedung Radar Cirebon, Kota Cirebon, Kamis (14/04/2022) petang.
AHY saat kegiatan didampingi istrinya Annisa Pohan, Kepala BPOKK DPP Partai Demokrat DR Herman Khaeron, dan istrinya dr Hj. Ratnawati, serta pengurus Partai Demokrat lainnya.
Baca juga : Tingkatkan Sinergitas, Kepala BNPT Kunjungi Polda Jatim
AHY berharap pemerintah jangan sampai yang tidak menjadi kepentingan rakyat justru seperti diprioritaskan, sedangkan kepentingan rakyat harusnya didahulukan malah terabaikan.
"Kami terus mendorong pemerintah pusat dan daerah memprioritaskan urusan rakyat, negara jangan kalah oleh mafia yang bisa menimbun dan menaikan harga kebutuhan pokok," ucap AHY.
Karena, kata AHY, ada kebijakan di mana secara domestik pemerintah harus memprioritaskan kebutuhan atau suplai dari bahan-bahan pokok untuk rakyat.
Baca juga : Penerima BPNT Jangan Dipaksa Beli Barang tidak Sesuai Kebutuhannya
"Pasokannya harus diamankan jangan sampai kemudian ekspornya lancar, ke dalam negeri susah, dalam negeri tidak tersedia barang-barangnya. Ada pun mahal jatohnya," ucap AHY.
Maka dari itu, pemerintah harus mendahulukan kepentingan rakyat karena urusan perut kalau lapar, sulit cari makan, dan sulit dapat kebutuhan pokok tentu semua hal lain terganggu.
"Masa negara kalah dari mafia yang menaikan harga dan menimbun kebutuhan pokok. Kebutuhan pokok ini masalah fundamental, mendasar dan esensial yang harus didahulukan," pungkasnya. (MGN)