LampuHijau.co.id - Komisi VI DPR RI meyakini dengan modern rice milling plant (MRMP) atau penggilingan padi modern, Bulog akan mampu menyerap gabah, sehingga mengatasi over suplai gabah petani.
Keyakinan itu disampaikan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Aria Bima saat kunjungan kerja (Kunker) ke Sentra Penggilingan Padi Subang di Desa Rancaudik, Kecamatan Tambakdahan, Kabupaten Subang, Rabu (06/04/2022).
Baca juga : Komisi VI DPR RI Kunker Spesifik ke Sentra Penggilingan Padi Subang
Sebab, kata Aria, MRMP tersebut dilengkapi fasilitas dryer atau pengering serta silo. Setiap MRMP dilengkapi tiga silo. Satu silo menampung 2.000 ton. Maka satu MRMP akan memiliki 6.000 ton kapasitas penyimpanan gabah.
"Bulog mampu menampung suplai gabah petani. Ini akan mengatasi over suplai yang ada di petani, karena sekarang mempunyai kemampuan untuk menampungnya," ujar Aria.
Baca juga : Komisi IV DPR RI Berikan Pengetahuan Pengelolaan Ternak ke Kelompok Tani
Selain itu, lanjutnya, Bulog mempunyai kemampuan menyerap gabah petani sesuai harga pembelian pemerintah (HPP) yang sangat bisa dijamin yang saat ini sebesar Rp4.700 per kg.
"Bulog dulu tidak bisa jadi penampung gabah karena sistem belum memenuhi prasyarat. Bulog sekarang mampu memutus mata rantai pasok dalam menyerap gabah petani," ucapnya.
Baca juga : Pelaksanaan Pemilu 2024 Sudah Fix, Komisi II DPR RI Minta Jangan Diperdebatkan Lagi
Politikus PDI Perjuangan tersebut saat kunker ke Sentra Penggilingan Padi Subang milik Perum Bulog Cabang Subang ini bersama anggota Komisi VI Intan Fauzi, Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio dan lainnya. (MGN)