Gelar Marhaban Ya Ramadhan, Ribuan Jamaah Akar Djati Doakan Indonesia Aman

Ribuan jamaah menggelar doa bersama menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1443 H di Ponpes Al Mizan Jatiwangi, Majalengka, ini dipimpin KH Maman Imanulhaq, Pengasuh Ponpes Al Mizan yang juga Anggota DPR RI Komisi VIII, Jumat (25/3/2022) malam. FOTO: ISTIMEWA/LAMPU HIJAU
Sabtu, 26 Maret 2022, 12:10 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Datangnya bulan Ramadhan tinggal menghitung hari, bulan yang dinanti miliaran umat Islam di penjuru dunia. Semalam atau Jumat (25/3/2022) malam, ribuan jamaah menggelar doa bersama menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1443 H.

Munajat yang digelar di Ponpes Al Mizan Jatiwangi, Majalengka, ini dipimpin langsung oleh KH Maman Imanulhaq, Pengasuh Ponpes Al Mizan yang juga Anggota DPR RI Komisi VIII.

Ribuan jamaah yang datang dari berbagai kota ini terlihat begitu khusyuk, hanyut dalam untaian zikir seraya berdoa agar Indonesia tetap aman dan damai.

Baca juga : Jalan Provinsi Rusak Parah, Gubernur Jawa Barat Abaikan Keselamatan Warga

Kiai Maman yang memandu jalannya zikir dan salawatan sesekali melantangkan doa untuk Indonesia yang damai, tidak terpolarisasi isu-isu provokatif.

"Kita tahu menjelang bulan Ramadhan ini publik disuguhkan oleh berbagai narasi provokasi, termasuk juga harga-harga bahan pangan yang melejit naik. Kami berdoa dan bermunajat agar Indonesia tetap aman dan damai, kaum muslimin khususnya di Indonesia dapat tenang dalam menjalankan ibadah," kata Kiai Maman kepada media usai gelaran doa bersama.

Siang harinya, Ponpes Al Mizan pula menggelar Halaqah Ekonomi Syariah yang bekerjasama dengan Bank Indonesia Jawa Barat dan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI).

Baca juga : Proses Mudah dan Tidak Lama, Warga Tetap Minta Samsat Kota Bekasi Terus Tingkatkan Pelayanan

Hadir pada kesempatan itu, Kepala Bank Indonesia Jawa Barat, Herawanto; Deputi Kepala Perwakilan BI Jabar, Jefri Dwi Putra; Kepala BI Cirebon, Hestu Wibowo; dan Deputi Kepala Perwakilan BI Cirebon, Gatot Kurniawan.

Halaqah yang bertema "Mewujudkan Pesantren Sebagai Pusat Inkubator Bisnis Berbasis Keumatan" ini mendorong pesantren dan masjid menjadi lokomotif gerakan baru.

Harapannya, geliat ekonomi dapat semakin bergeliat hingga ke pelosok daerah. "Kegiatan ini sebagai wujud dukungan penguatan ekonomi keumatan sebagaimana pula yang tengah concern dibangun oleh pemerintah. Inisiatif serius untuk menjadikan Al Mizan sebagai pilot project, inkubator bisnis berbasis pesantren, yang akan diduplikasikan ke berbagai pesantren di berbagai wilayah Indonesia," kata Kiai Maman. (MGN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal