Anggota DPRD Subang H. Adik Minta Pemkab Optimalkan Anggaran Program Rutilahu

Anggota DPRD Kabupaten Subang H. Adik LF Solihin (baju putih) bersama Kapolres Subang AKBP Sumarni di sela-sela meresmikan rutilahu yang selesai dibedah oleh FMP Jawa Barat di Desa Sukamandijaya, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang, Sabtu (19/03/2022). FOTO: MANGUN WIJAYA/LAMPU HIJAU
Sabtu, 19 Maret 2022, 17:11 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Kabupaten) Kabupaten Subang meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang mengoptimalkan anggaran untuk program rumah yang tidak layak huni (rutilahu).

Anggota DPRD Kabupaten Subang H. Adik LF Solihin mengatakan, anggaran program rutilahu dalam struktur APBD Kabupaten Subang ada, tapi terbatas, sehingga rutilahu yang dibedah terbatas.

"Rutilahu di kita masih banyak, cuma anggaran APBD kita tidak kuat untuk menyelesaikan itu semua," ucap H. Adik saat berada di Desa Sukamandijaya, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Sabtu (19/03/2022).

Baca juga : Anggota DPRD Subang H. Adik LF Solihin Apresiasi TNI-Polri Bersinergi Bantu Percepat Vaksinasi Covid-19

Padahal, menurunya, peluang dalam satu tahun dihitung rata-rata Rp25 juta per unit, ia yakin dari APBD Kabupaten Subang bisa membangun sekitar 200 hingga 300 rumah per tahunnya.

"Tinggal bagaimana political will pemerintah daerah untuk melihat itu, mau atau tidak merekanya?," ucap Wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) Subang 4 meliputi Ciasem, Blanakan dan Patokbeusi, tersebut.

Sebab, lanjut H. Adik, kalau masyarakat tempat tinggalnya sulit atau tidak layak, mereka lebih susah hidupnya. "Karena ini tadi disampaikan, kenyamanan hidup warga selain dari hati, juga tempat tinggal," ujar H. Adik.

Baca juga : Pemekaran Pantura Subang Untuk Meningkatkan Kesejahteran Masyarakat

Tentunya, tambahnya, ini jadi catatan buatnya, rutilahu sangat penting salah satu faktor agar masyarakat bisa hatinya tenang dan nyaman. "Selalu ada usulan, ada realisasinya, tapi tidak maksimal, tidak 100 persen terpenuhi," ucapnya.

Untung saja, kata politikus PDI Perjuangan tersebut, dapat terbantu dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Pusat. "Banyaknya dibantu dari provinsi tahun kemarin saja, yang setahu saya saja ada 150 sampai 200 unit di dapil 4 saja," ucapnya.

Kata H. Adik, selain dibantu provinsi dan pusat, ada komunitas yang peduli terhadap kondisi rutilahu di Kabupaten Subang, salah satunya, FMP Jawa Barat.

Baca juga : Jelang Tahun Politik, DPRD Depok Minta Pemkot Tambah Bantuan Keuangan Untuk Parpol

"Oleh karenanya, kami sangat terbantu, sehingga ini menjadi catatan, yang harusnya pemerintah daerah bisa lebih memaksimalkan anggaran untuk program rutilahu," pungkasnya. (MGN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal