Waspada! Wanita Rentan Mengidap Kanker Serviks dan Payudara

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang dr Maxi saat berada di ruang kerjanya, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Kamis (10/03/2022). FOTO: MANGUN WIJAYA/LAMPU HIJAU
Kamis, 10 Maret 2022, 17:22 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Subang menyampaikan wanita rentan mengidap kanker serviks, dan payudara. Untuk itu, wanita harus rutin melakukan pemeriksaan terhadap organ sensitifnya, dan menjalankan pola hidup sehat.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Subang dr Maxi mengatakan, kanker merupakan penyakit yang tidak menular bisa terjadi di seluruh bagian badan dari kepala sampai kaki, dan mulai dari kulit sampai bagian dalam.

Dari sekian kanker yang paling banyak menyerang kaum wanita, lanjut pemilik Klinik Happy Healthy, tersebut di antaranya, kanker serviks atau leher rahim dan kanker payudara.

Baca juga : Disada TNI AD Lakukan Penghijauan dan Donasi Alat Olahraga

"Kanker serviks karena infeksi virus HPV (human papillomavirus)," ucap dr Maxi kepada Lampu Hijau saat berada di tempat kerjanya, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Kamis (10/3/2022).

Kata dr Maxi, wanita terinfeksi virus HPV, biasanya karena kebersihan organ intimnya kurang bagus. Selain itu, wanita melakukan seks berganti - ganti pasangan atau beda laki-laki.

"Kanker serviks pun bisa terjadi kepada wanita yang banyak melahirkan. Makin sering melahirkan, bisa menimbulkan trauma dan luka terhadap jalan lahir, termasuk di leher rahim," ucap dr Maxi.

Baca juga : Kapolres Subang Pantau Harga Minyak Goreng di Pasar Tradisional dan Modern

Makanya, kata dr Maxi, erat kaitannya antara jumlah anak dengan kanker serviks. "Wanita kalau banyak anak resiko kanker serviks meningkat, tapi kalau tidak punya anak, resiko kanker payudara meningkat," ujar dr Maxi.

Kadinkes menambahkan selain beberapa hal tadi, penyebab kanker pun bisa terjadi akibat makanan siap saji yang banyak mengandung zat-zat kimia yang menyebabkan kanker.

"Banyak makanan siap saji memakai perwarna, perasa, dan aroma yang menggunakan bahan tambahan yang bukan untuk makanan manusia," ujarnya.

Baca juga : Banyak Pungli, Pedagang Minta Pemkot Tangerang Segera Ambil Alih Pasar Lama

Kanker, kata dr Maxi, tidak langsung jadi setelah makan makanan mengandung zat-zat kimia, tapi setelah terus-terusan dirangsang zat yang sama baru bisa terjadi kanker.

Untuk itu, dia berpesan agar wanita sering melakukan pemeriksaan terhadap organ intim dan payudaranya untuk mengetahui kondisinya sehat atau derita penyakit. "Supaya bisa terdeteksi sejak dini," pungkasnya. (MGN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal