Rivan: Jasa Raharja Santuni Korban Kecelakaan Speedboat di Tual

Jumat, 25 Februari 2022, 21:16 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Speedboat Rajawali 03 tujuan Tual-Banda Eli mengalami kecelakaan di perairan Tanjung Burang Ohoi Waer dikarenakan cuaca buruk.

Speedboat yang mengangkut 25 orang penumpang tersebut dihantam gelombang setinggi 5 meter, yang mengakibatkan kapal kandas dan penumpang terjatuh ke laut. Dari 25 penumpang speedboat, 19 orang berhasil selamat sedangkan 6 orang meninggal dunia.

Baca juga : Jasa Raharja Berikan Santunan Warga yang Alami Kecelakaan Lalu Lintas di Doloksanggul

“Petugas Jasa Raharja setelah mendapat laporan kecelakaan tersebut, langsung berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan setempat untuk melakukan pendataan korban kecelakaan baik yang meninggal dunia ataupun mengalami luka-luka,” jelas Direktur Utama Jasa Raharja Rivan A. Purwantono dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (24/2/2022).

“Seluruh penumpang speedboat Rajawali 3 yang mengalami kecelakaan di perairan Tual Maluku, baik korban meninggal dunia dan luka-luka, terjamin oleh Jasa Raharja sesuai dengan Program Perlindungan Dasar Kecelakaan Penumpang Angkutan Umum. Di mana Jasa Raharja memberikan santunan kecelakaan kepada setiap orang yang meninggal dunia/cacat tetap, dan penggantian biaya rawatan akibat kecelakaan yang disebabkan oleh penggunaan angkutan umum.

Baca juga : Dengan Berbagai Alasan, Lurah Galur Enggan Keluarkan PM 1 untuk Sertifikat Tanah

Santunan tersebut berasal dari Iuran Wajib Kapal Laut (IWKL) yang dibayarkan penumpang bersamaan saat membayar ongkos angkut/tiket. Ahli waris yang sah dari korban meninggal dunia akan mendapatkan santunan sebesar Rp50 juta, sementara untuk korban luka-luka seluruh biaya perawatan akan ditanggung oleh Jasa Raharja s.d maksimal Rp20 juta, sesuai dengan sesuai ketentuan PMK No. 15 Tahun 2017.

“Sampai dengan hari Kamis (24/2/2022), santunan untuk seluruh korban meninggal dunia sudah diserahkan santunan, sementara untuk korban yang lain masih dalam proses verifikasi mengingat kondisi geografis domisili ahli waris dan terkendala dengan larangan berlayar karena kondisi cuaca,” tambah Rivan.

Baca juga : Keluarga Korban Kecelakaan Kapal Nelayan KM Maju IX Tuntut Pertanggungjawaban

“Dengan sistem pelayanan santunan, Jasa Raharja saat ini sudah terintegrasi secara digital dengan rumah sakit, Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri. Serta dengan semangat melayani dengan core value AKHLAK dari Insan Jasa Raharja, tentunya akan mempermudah dan mempercepat pelayanan kepada masyarakat walaupun berada di daerah kepulauan sekalipun, sehingga santunan dapat segera diserahkan secara utuh,” tutup Rivan. (YUD)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal