LampuHijau.co.id - Wanita yang baru bekerja sebagai ojek online (ojol) ini bernama Wahyu Koviarini (28), warga Gogor RT 1/2, Jajar Tunggal, Wiyung, Surabaya. Dia belum lama ini kehilangan motornya saat terparkir di kawasan PTC, Surabaya, saat hendak mengambil paket orderan dari pelanggan.
Dengan peristiwa itu wanita dengan dua anak ini langsung melapor ke pihak kepolisian. Tak lama setelah dilaporkan ke pihak berwajib Polsek Dukuh Pakis dan dibantu dari Unit IV, Subdit III Jatanras, Ditreskrimum, Polda Jatim, kasus pencurian Sepeda motor ojol wanita itupun akhirnya terungkap.
Anggota Jatanras Polda Jatim akhirnya meringkus tersangka NK (37), warga Jalan Sunan Ampel Kelurahan, Desa Bulupitu, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang. Pada Rabu 23 Februari 2022 dini hari, korban mendapatkan kabar jika motornya berhasil ditemukan dan dikembalikan oleh polisi.
Baca juga : Kapolda Jatim Cek Vaksinasi Serentak di Sidoarjo
"Saya sangat bahagia dan bersyukur sepeda motor saya sudah ditemukan, saya juga ucapkan terima kasih kepada Polda Jatim yang berhasil mengungkap pencurian ini," kata Wahyu Koviarini.
"Saya juga sudah mendapatkan motor baru dari Pak Presiden, terima kasih Pak Jokowi sudah mau membantu saya," tambahnya.
Sementara itu motor yang sudah ditemukan ini nantinya akan kembali digunakan untuk kerja sebagai ojek online (ojol) lagi. Sedangkan motor pemberian Presiden akan digunakan suami juga untuk kerja sebagai ojol.
Baca juga : Kapolda Jatim Cek Vaksinasi Serentak dan Dialog Virtual dengan Kapolri
"Alhamdulillah untuk kerja, nantinya bisa membantu untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga," pungkasnya.
Sementara itu Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, didampingi Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto, Direktur Kriminal Umum Kombes Pol Totok Suhariyanto, Wakapolrestabes Surabaya Akbp Hartoyo dan Kasubdit III Jatanras Akbp Lintar Mahardono, menyerahkan secara langsung motor milik korban pencurian di Mapolda Jatim.
"Kami ucapkan terima kasih kepada masyarakat yang banyak membantu untuk mengungkap kasus ini. Dengan laporan masyarakat dengan cepat sehingga tim bisa bekerja dengan cepat," kata Nico Afinta, Jumat (25/2).
Baca juga : Kapolda Jatim Pimpin Sertijab Empat PJU dan Lima Kapolres di Gedung Mahameru
"Kami sampaikan kepada pelaku, bahwa tim dari Polda Jatim dan Polrestabes akan menjaga dan mencari terus pelaku kejahatan. Karena yang dilakukan mereka ini mengganggu, kami ucapkan terima kasih kepada seluruh tim yang sudah bekerja dengan baik," tambahnya.
Lebih jauh disampaikan, dilevel pencegahan sudah dibentuk tim patmor (patroli motor) yang melaksanakan patroli untuk mencegah curanmor dan tawuran. Himbauan Kapolda kepada masyarakat pengguna kendaraan bermotor agar mengkunci dobel motor dan untuk parkir di area yang sudah disedikan, di area perkantoran juga harus terpasang CCTV untuk memantau dari pelaku kejahatan.
"Sekali lagi saya ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada tim yang berhasil mengungkap serta masyarakat yang aktif dalam membantu menjaga Kamtibmas di jawa timur." Tutupnya.(FrK)