LampuHijau.co.id - Suara merdu terdengar jelas dari mulut Didik saat melantunkan lagu sambil jari jemarinya memainkan gitar di sebuah tempat makan di Jalan Raya Jabong, Kabupaten Subang, Senin (21/2/2022).
Tak sedikit pengunjung tempat makan tersebut kagum dengan kemampuan olah vokal yang dimiliki pria asal Kelurahan Cigadung, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang, tersebut.
Saat bernyanyi, pria berusia 75 tahun ini ditanya sudah divaksinasi Covid-19 atau belumnya. Yang bertanya adalah Kapolres Subang AKBP Sumarni yang saat itu pimpin vaksinasi door to door.
Baca juga : Takut Jarum Suntik, Seorang Wanita Menangis Saat Divaksin
Tanpa ragu, Didik pun menyampaikan belum divaksinasi Covid-19. Sontak saja, ia diajak untuk divaksinasi. Namun, Didik sempat menolak divaksinasi Covid-19 dengan alasan takut jarum suntik.
Ketakutannya terbukti saat melanjutkan bernyanyi, ia gugup dan beberapa kali salah lirik lagu. Setelah diyakinkan kalau divaksin tidak sakit, Didik pun duduk dan menaruh gitar yang dibawanya.
Sambil diajak berbincang, salah satu petugas Si Dokkes Polres Subang menyuntikan jarum ke lengan kirinya. Lengan kiri Didik ternyata bertato, tapi ia malah takut saat menjalani vaksinasi.
Baca juga : Peringati HPN, Kapolres Subang dan Kadinkes Hadiri Vaksinasi Covid-19
Kata Didik, baru divaksinasi Covid-19 karena takut jarum suntik. "Takut jarum suntik, makanya baru divaksin. Kalau ditato kan waktu muda. Ternyata divaksin pun tidak terasa," ucap Didik.
Kapolres Subang AKBP Sumarni mengatakan, awalnya pengamen datang menghampirinya. Saat ditanya, ternyata belum divaksin Covid-19 dosis satu, sehingga diajak untuk divaksinasi.
"Saat diajak vaksinasi, malah ketakutan dan pergi, tapi kita bujuk. Saat ia menyanyikan lagu diedukasi dan disampaikan bahwa vaksinasi penting untuk dilakukan semua orang," ucapnya.
Baca juga : Masyarakat, Lansia dan Anak Supaya Segera Vaksinasi Covid-19 Dosis Dua
Akhirnya, kata mantan Kapolres Sukabumi Kota ini, Didik dengan sukarela ikut vaksinasi. "Ternyata, pengamen tersebut takut dengan jarum suntik. Semua keluarganya sebenarnya sudah divaksin Covid-19," ujarnya. (MGN)