LampuHijau.co.id - Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menelusuri Kali Bekasi bersama organisasi lingkungan One Earth One Ocean (OEOC) dan GreenCycle.
Kedua organisasi Ini menetapkan pengembangan dan penerapan konsep, karena air di seluruh dunia seyogyanya dapat dibebaskan dari limbah plastik, minyak dan polutan. Selain itu, asosiasi ini terlibat dalam bidang pemurnian minyak, mikroplastik, penelitian, pendidikan, dan dokumentasi tentang sampah laut, baik secara nasional maupun internasional, untuk mencapai perubahan dalam perilaku manusia terkait dengan limbah (plastik) dalam jangka panjang.
Baca juga : DLH Temukan Saluran Pembuangan Limbah Industri di Kali Bekasi
One Earth One Ocean juga telah menjadi mitra resmi kampanye Lingkungan #CleanSeas PBB. Peluncuran #CleanSeas pada Februari 2017 ini juga melibatkan pemerintah, masyarakat umum, masyarakat sipil, dan sektor swasta dalam perjuangan terhadap sampah plastik. Dalam hal ini, mereka sedang melakukan penjajakan kerja sama dengan Kota Bekasi untuk memberikan bantuan kapal pembersih sungai dari sampah, dan GreenCycle, Schwarz Group yang akan mendanai One Earth One Ocean selaku pihak yang mempunyai teknologi kapal pembersih sungai dari sampah tersebut.
Kerja sama ini juga melibatkan Waste4Change sebagai mitra lokal yang membantu Pemerintah Kota Bekasi akan teknis bantuan tersebut. Waste4change sendiri adalah kewirausahaan sosial yang memberikan solusi terhadap permasalahan sampah, dengan prinsip perubahan perilaku dan pengelolaan yang bertanggung jawab dengan misi untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang bertanggung jawab atas sampahnya.
Baca juga : Arief Kesal Lihat Pekerjaan PLN di Cipondoh Jorok dan Terbengkalai
Pihak OEOC dan Greencycle sangat terkesan akan keseriusan Pemerintah Kota Bekasi mengatasi masalah sampah di Kota Bekasi, karena Wakil Wali Kota Bekasi sendiri yang menemani mensurvei lokasi lokasi yang banyak menimbun sampah di sepanjang Kali Bekasi. Bagi mereka, itu bukti keseriusan pemimpin Kota Bekasi melakukan pembenahan demi wilayah dan masyarakatnya.
Tri Adhianto juga menaruh harapan kepada organisasi OEOC dan Greencycle, untuk dapat membantu Kota Bekasi agar cara mengatasi masalah sampah yang ada di kali bekasi menjadi lebih efisien dengan menggunakan teknologi kapal pembersih sungai yang diberikan oleh organisasi One Earth One Ocean dan Greencycle.
Baca juga : Minim Perhatian Pemkab Bekasi, Warga Inisiatif Bersihkan Saluran
"Mudah-mudahan masalah sampah yang ada di Kali Bekasi nantinya bisa teratasi dengan menggunakan teknologi mutakhir (canggih) berupa kapal pembersih sungai dari sampah yang diberikan oleh organisasi OEOC dan Greencycle ke Bekasi,” katanya, Senin (20/5/2019).
"Minimal teknologi tersebut bisa mengurangi volume sampah yang ada di Kali Bekasi ini, jadi ketika hujan lebat maupun air kiriman dari Bogor tiba di Kali Bekasi, bencana banjir dapat sedikit demi sedikit teratasi,” tandas Tri. (DIR)