LampuHijau.co.id - Pemerintah pusat didorong mengganti nama Provinsi Jawa Barat menjadi Provinsi Sunda dan wujudkan otonomi khusus Sunda Raya setelah Ibu Kota Negara (IKN) pindah ke Kalimantan.
Raja Lembaga Adat Karatwan (LAK) Galuh Pakuan, Rahyang Mandalajati Evi Silviadi Sanggabuan mengatakan Sunda Raya merupakan cita-cita masyarakat Sunda.
Baca juga : Elita Budiarti Didukung untuk Maju sebagai Calon Bupati Subang
Hal ini, kata dia, untuk mengembalikan kejayaan Sunda dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika. Sebab, 700 tahun lalu, Kerajaan Pajajaran mengalami kejayaan dengan berbasiskan kearifan lokal.
"Ini menjadi harapan kita, Sunda diberikan keleluasaan yang cukup sehingga Sunda mampu memberikan kejayaan kembali," ucapnya di Kabupaten Subang, Rabu (2/2/2022).
Baca juga : Komisi I DPR Ingatkan Pemerintah PPKM Darurat Perlu Dievaluasi dan Bentuk Tim Khusus
Untuk Sunda Raya, menurutnya, ideal kalau IKN pindah ke Kalimantan, dan Sunda mempunyai hak yang sama seperti halnya Aceh, dan Papua.
"Kami pun mendapatkan pesan dari 11 ribu masyarakat Sunda yang di Papua, bawa di Papua kondisi darurat di mana Gubernur kesehatannya kurang dari 40 persen, dan Wakil Gubernurnya meninggal dunia," ucapnya.
Baca juga : Pemcam Pusakanagara Mendorong Vaksinasi Kaum Lansia di Tiap Desa
Hal tersebut, kata dia, berdampak terhadap pelayanan masyarakat yang stagan. Jika terus seperti demikian, maka yang dikhawatirkan muncul hal-hal di luar harapan masyarakat.
"Tentunya di dalam Maklumat Sunda, kami mendorong kepada Presiden RI agar segera menyelesaikan hal-hal yang sifatnya pergantian antar waktu di Papua," pungkasnya. (MGN)