LampuHijau.co.id - Staf Khusus Presiden RI Jokowi, Angkie Yudistia memberikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Subang atas sinergitas mendukung pelaksanaan percepatan vaksinasi Covid-19 bagi penyandang disabilitas.
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Subang dr Maxi mengatakan, dua hari lalu, pihaknya mendapatkan paket dari Staf Khusus Presiden RI Jokowi, Angkie Yudistia yang memberi penghargaan kepada dinasnya.
"Penghargaan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Subang karena memberikan atensi vaksinasi Covid-19 terhadap teman-teman disabilitas," ucap dr Maxi di kantornya, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Jumat (31/12/2021).
Baca juga : Ketua DPRD Subang Apresiasi Semua Pihak yang Sukseskan Pilkades
Kadinkes tidak menyangka akan dapat penghargaan, karena selama ini, Dinas Kesehatan dan jajarannya fokus melaksanakan tugas untuk melakukan vaksinasi terhadap semua masyarakat.
"Apalagi saat itu penyandang disabilitas boleh divaksinasi dengan jenis vaksin yang berbeda, sehingga kita laksanakan vaksinasi terhadap penyandang disabilitas," ucap Kadinkes.
Untuk itu, kata dia, ini penghargaan yang tidak terduga. "Terima kasih sudah diberikan apresiasi, semoga jadi pemacu semangat teman-teman kami di puskesmas untuk memberikan perhatian kepada semua golongan yang jadi sasaran vaksinasi, termasuk penyandang disabilitas," ujarnya.
Baca juga : Polres Subang Apresiasi Cakades yang tidak Terpilih Menerima Hasil Pilkades
Kata pemilik Klinik Happy Healthy ini, penyandang disabilitas di Kabupaten Subang setelah dicek datanya terdapat 11.400 orang. "Yang sudah divaksin sekitar 2.000-3.000 orang," ucapnya.
Penyandang disabilitas lainnya, kata Kadinkes, mungkin saja kategorinya anak. "Yang belum, memang waktu itu belum boleh divaksin, mungkin saja karena kategori anak," ucapnya.
Kadinkes menambahkan karena anak usia 6-11 tahun sudah boleh divaksinasi Covid-19, maka akan dilanjutkan melakukan vaksinasi terhadap penyandang disabilitas lainnya.
Baca juga : Kejar Herd Immunity, Polres Subang Vaksinasi Pedagang Pasar Panjang
"Teman-teman disabilitas diberikan perhatian khusus karena mereka memang aksesnya tergantung kepada orang lain. Mereka harus tetap divaksinasi supaya terlindungi dari Covid-19," pungkasnya. (MGN)