Polisi Musnahkan Miras dan Ciu, Bupati Subang: Ini Upaya Selamatkan Bangsa!

Kamis, 23 Desember 2021, 18:03 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Polres Subang melakukan pemusnahan 16.000 botol berbagai merek minuman keras (miras) dan 500 liter ciu dengan digilas stoom di halaman Mapolres Subang, Kamis (23/12/2021).

Pemusnahan miras dan ciu dalam rangka Operasi Lilin Lodaya (OPL) pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) dihadiri Bupati Subang Ruhimat, dan sejumlah pejabat lainnya.

Kasat Narkoba Polres Subang Iptu Ronih menyampaikan pemusnahan minuman keras ini adalah salah satu program presisi POLRI. Pemusnahan kali ini, terdapat kurang lebih 16.000 botol berbagai merek miras dan 500 liter ciu.

Baca juga : Pembangunan Jalan Baru dan Cetak Sawah agar Subang Bisa Lebih Baik

"Miras dan ciu yang dimusnahkan tersebut adalah hasil dari operasi yang dilaksanakan Polres Subang," ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Subang AKBP Sumarni menyampaikan pemusnahan miras ini dilaksanakan sebagai upaya menjaga kondusivitas Nataru.

"Miras adalah salah satu penyakit masyarakat yang harus diberantas agar wilayah terjaga kondusivitas, khususnya saat perayaan Nataru," ujarnya.

Baca juga : Peduli ODGJ, Sri Mulyati Meraih Penghargaan dari Bupati Subang

Selain demi menjaga kondusivitas kamtibmas, pemberantasa miras dan penyalahgunaan narkoba, lanjutnya, dilakukan demi masa depan generasi mendatang karena miras dan narkoba adalah perusak generasi bangsa.

Kapolres Subang berharap perayaan Nataru dapat berjalan kondusif dan tidak ada cluster Covid-19 baru. "Masyarakat agar ikut menjaga keamanan dan ketertiban, menerapkan protokol kesehatan dan divaksinasi," ucapnya.

Sementara itu, Bupati Subang Ruhimat mengapresiasi Polres Subang karena pemusnahan ini salah satu langkah menyelamatkan bangsa dan dilakukan berdasarkan aturan yang berlaku.

Baca juga : Polisi Bagikan Permen dan Masker ke Buruh yang Demo Tuntut Upah Naik

"Masyarakat harus sadar kalau minuman keras itu merusak kesehatan dan merusak mental genrasi penerus bangsa," ucap Ketua Dewan Pertimbangan DPC PDI Perjuangan, ini.

Sebab, kata Ruhimat, apabila 16.000 botol ini dikonsumsi oleh generasi penerus, mau jadi apa bangsa ini. "Saya harap produsen minuman keras dapat mengubah usahanya menjadi usaha yang lebih bermanfaat," ujarnya. (MGN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal