LampuHijau.co.id - Pemerintah desa (pemdes) berada di Kecamatan Pamanukan, Kabupaten Subang mendukung langkah Aliansi Masyarakat Subang menuntut adanya perbaikan secara permanen Jalan Provinsi Jawa Barat yang rusak parah.
Hal ini disampaikan Kepala Desa (Kades) Mulyasari Hasanudin Masawi di sela-sela aksi pemblokiran Jalan Provinsi Jawa Barat di Desa Rancasari, Kecamatan Pamanukan, Kabupaten Subang, Sabtu (18/12/2021).
Pemblokiran jalan yang berlangsung selama 30 menit dari pukul 10.00 wib hingga 10.30 wib, tersebut sebagai bentuk rasa kecewa masyarakat karena jalan itu tidak kunjungi diperbaiki oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
Baca juga : Pemdes Pringkasap Antar Jemput Peserta Vaksinasi Covid-19 Pakai Mobil Desa
Hasanudin menyampaikan pemdes se-Kecamatan Pamanukan mendukung aksi hari ini. "Mendukung karena untuk kebaikan bukan hanya desanya, tapi masyarakat desa seluruhnya," ucapnya.
Pemdes, lanjutnya, sudah beberapa kali melayangkan surat, tapi sampai saat ini belum ada respons dari Gubernur Jawa Barat. "Beberapa kali melayangkan surat, tapi alhamdulillah sampai saat ini belum ada (respons)," ujar Hasanudin.
Padahal, kata Hasanudin, kondisi Jalan Provinsi Jawa Barat rusak di wilayah Kecamatan Pamanukan sejak dua hingga tiga tahun lalu. "Bukan hari ini, tapi dua hingga tiga tahun yang lalu kondisi tusak jalan seperti ini," ucapnya.
Baca juga : Kecewa Jalan Rusak, Aliansi Masyarakat Pamanukan Blokir Jalan Provinsi Jabar
Kata Hasanudin, kondisi Jalan Provinsi Jawa Barat ini saat musim hujan semakin parah. "Saat musim hujan tidak kelihatan jalan, banyak yang celaka, sehingga harus segera diperbaiki secara permanen," ucap Hasanudin.
Sementara itu, Koordinator Aliansi Masyarakat Pamanukan Asep Maulana mengatakan, Aliansi Masyarakat Pamanukan meminta Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk segera memperbaiki Jalan Provinsi Jawa Barat dalam waktu 3 x 24 jam.
"Aliansi Masyarakat Pamanukan meminta 3 x 24 jam Jalan Provinsi Jabar dibangun permanen, jika tidak ada kejelasan, kita akan aksi lebih besar lagi, dan kita tutup jalan ini lebih lama lagi," pungkasnya. (MGN)