LampuHijau.co.id - Reward dan punishment akan diberikan terhadap kecamatan dan puskesmas yang memiliki presentasi tertinggi dan terendah cakupan vaksinasi Covid-19.
Hal ini disampaikan Bupati Subang Ruhimat saat Rapat Koordinasi Akselerasi Vaksinasi di Aula Abdul Wahyan, Rumah Dinas Bupati Subang, Jawa Barat, Senin, 13 Desember 2021.
Baca juga : Kejar Herd Immunity, Polres Subang Vaksinasi Pedagang Pasar Panjang
"Reward dan Punishment ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan motivasi dalam percepatan vaksinasi sehingga target 70 persen segera tercapai," ucap Ruhimat.
Reward seperti bendera warna hijau untuk lima kecamatan dan puskesmas dengan capaian vaksinasi tertinggi serta bendera/kerudung warna hitam untuk lima kecamatan dan puskesmas dengan capaian vaksinasi rendah.
Baca juga : Percepat Herd Immunity, Warga belum Divaksinasi agar Dilakukan Pendataan
Untuk itu, Ruhimat minta terkait target tiap kecamatan harus proporsional, dan Disdukcapil untuk dapat mensinkronkan data NIK sehingga tenaga pelaksana dapat kemudahan vaksinasi Covid-19.
Ruhimat pun mengajak semua pihak melakukan tugas dengan sebaik mungkin dan mengajak para warganya untuk mengikuti vaksinasi Covid-19.
Baca juga : Perempuan Harus Terjun ke Politik untuk Wujudkan Kesetaraan Gender
Sehingga, tambahnya, target 70 persen atau herd immunity dapat segera tercapai dan Kabupaten Subang dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dapat turun level ke level 1 Kewaspadaan Covid-19. (MGN)