LampuHijau.co.id - Masyarakat agar selalu menerapkan protokol kesehatan (prokes) dan ikuti vaksinasi. Dua hal tersebut harus tetap dilakukan sekalipun kasus aktif Covid-19 Kabupaten Subang semakin menukik.
Mahasiswi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta Atin Anatin mengatakan, melandainya kurva sebaran covid-19 bagaikan angin segar bagi masyarakat.
Sebab, kata Atin, selama ini, masyarakat merasakan ketakutan dan kecemasan yang selalu membayangi mereka. Kini ini ketakutan dan kecemasan tersebut perlahan-lahan mulai menghilang.
Baca juga : Masyarakat Diingatkan Agar Patuhi Prokes dan Ikut Vaksinasi Covid-19
Namun, hal ini tidak bisa dijadikan suatu alasan kuat untuk lepas dari prokes yang terdiri dari pembiasaan pola hidup sehat, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.
"Masyarakat Subang harus lebih cekatan dalam menghadapi situasi sekarang ini, karena kurva yang melandai bukan menandakan ketiadaan Covid-19," ucap Atin saat berada di Kabupaten Subang, Jawa Barat, Kamis (2/12/2021).
Makanya, tambah dia, pemerintah pusat, terkait pemberlakuan PPKM Level 3, yang mulai diberlakukan 24 Desember 2021-2 Januari 2022, atau tepatnya aaat Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Baca juga : Dinkes Subang Ingatkan Masyarakat Agar Waspada Varian Baru Covid-19
"Saya berharap masyarakat sadar dan waspada akan lonjakan kasus pada libur Nataru. Bukan tidak mungkin lonjakan kasus akan kembali terjadi ketika kita lalai dan meninggalkan prokes," ujarnya.
Untuk mengurangi upaya kemungkinan penyebaran Covid-19 pada libur Nataru, Atin juga menyampaikan beberapa tips untuk masyarakat agar tetap menikmati liburan tanpa menimbulkan kerumunan.
"Masyarakat bisa melaksanakan camping di halaman rumah tanpa mengundang anggota keluarga yang tidak serumah," ucap mahasiswi Jurusan Bimbingan dan Konseling, tersebut.
Baca juga : Pemuda Diminta Terus Kembangkan Kreativitas dan Inovasi
Selain itu, tambah gadis asal Desa Mekarjaya, Kecamatan Compreng, Kabupaten Subang, ini memasak hidangan tahun baru, serta menyiapkan daftar film untuk ditonton keluarga.
"Membuat video ucapan tahun baru untuk dikirim ke teman dan kerabat, serta melakukan pesta malam tahun baru secara virtual di rumah masing-masing," pungkasnya. (MGN)