LampuHijau.co.id - Pelabuhan Patimban dinilai berdampak terhadap menurunnya penghasilan nelayan Dusun Genteng, Desa Patimban, Kecamatan Pusakanagara, Kabupaten Subang. Karena, hasil tangkapan nelayan turun mencapai 50 persennya.
Hal tersebut disampaikan Johari, Ketua KUD Mina Tanjung Mataram, selaku pengelola Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Genteng, saat berada di lokasi tempat kerjanya, Rabu (24/11/2021).
Menurut Johari, hasil tangkapan nelayan sebelum adanya pembangunan Pelabuhan Patimban yang dilelang di TPI Genteng sebanyak 3 ton per harinya.
Baca juga : Kadinkes, Kapolres dan Kasdim Subang Jenguk Bayi Usia 9 Bulan Derita Tumor
Namun, lanjut Johari, setelah ada Pelabuhan Patimban, hasil tangkapan nelayan yang dilelang hanya 1,5 ton atau merosot 50 persen dari sebelumnya.
Selain itu, tambahnya, biaya operasional nelayan pun membengkak, karena untuk menangkap ikan jaraknya jadi lebih jauh.
"Jaraknya dari sini jadi lebih jauh setelah adanya pembangunan Pelabuhan Patimban, nelayan tambah biaya operasional untuk beli solar," ucapnya.
Baca juga : Ketua IMI Subang Jenguk Remaja Yatim Piatu Korban Pembacokan Geng Motor
Kata Johari, keluhan ini bukan berarti nelayan tidak mendukung, nelayan sangat mendukung adanya Pelabuhan Patimban. Namun, nelayan berharap perhatian atas dampak yang dirasakan.
"Tolong perhatikan yang terdampak Pelabuhan Patimban, khusunya nelayan Genteng," ucap Johari.
Untuk itu, Johari meminta Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas pelabuhan (KSOP) Pelabuhan Patimban untuk memberi perhatian kepada nelayan.
Baca juga : NasDem Subang Jadikan Media Sosial Ajang Masyarakat Meraih Penghasilan
"Beliau (KSOP) menyampaikan supaya kirim surat, kami kirim surat. Katanya, akan upayakan waktu untuk undang kita, tapi sampai dua bulan, belum ada undangan," ujarnya.
Padahal, kata Johari, pihaknya berkeinginan bertemu KSOP Pelabuhan Patimban untuk menyampaikan keluhan nelayan dan pengurus TPI Genteng.
"KSOP agar memberikan yang terbaik untuk yang terdampak Pelabuhan Patimban. Misalnya, dilibatkan dalam pembangunan atau pengadaan sesuai kemampuan kami," pintanya. (MGN)