LampuHijau.co.id - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Subang melakukan perekaman administrasi kependudukan (adminduk) terhadap O, warga Desa Mekarsari, Kecamatan Cikaum, Kabupaten Subang, Jawa Barat.
Perekaman tersebut dilakukan karena pria berusia 43 tahun yang merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) ini tidak memiliki kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK).
Perekaman adminduk dilaksanakan oleh pegawai Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk (Dafduk) tersebut dengan cara jemput bola ke tempat tinggal O, pada Rabu (24/11/2021) siang.
Baca juga : Kadinkes Subang Jenguk Veteran Asal Desa Kihiyang Derita Penyakit Stroke
Kepala Disdukcapil Kabupaten Subang Sumarna melalui Kepala Bidang Pelayanan Dafduk Disdukcapil Kabupaten Subang Iwan Firmansyah membenarkan adanya perekaman itu.
Perekaman data dengan jemput bola, tambahnya, berdasarkan informasi yang diterima pihaknya yang katanya, O tidak memiliki KTP dan KK. Padahal, O harus mengakses fasilitas kesehatan.
"Kita mencoba merespons sesuai dengan tupoksi kita. Karena informasi yang kita terima bahwa pak O, itu tidak bisa mengakses fasilitas kesehatan terkendala KTP Elektronik," ucapnya.
Baca juga : Kadinkes Subang Jenguk Veteran Berusia 94 Tahun Warga Desa Margahayu
Dengan jemput bola ini, Iwan berharap O bisa lebih mudah untuk mendapatkan akses fasilitas kesehatan. "Insya Allah jadi lebih mempermudah dalam mengakses fasilitas kesehatan," ujarnya.
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Subang dr Maxi didampingi Kepala Desa (Kades) Ade Asmawinata sempat menjenguk sekaligus beri bantuan kepada O, Rabu (10/11/2021).
"Jiwanya terguncang sudah lama, dan sudah ada riwayat pengobatan dengan Puskesmas Cikaum. Karena obat putus, sehingga kambuh lagi," ucap pemilik Klinik Happy Healthy, tersebut.
Baca juga : Kapolres Subang Jenguk Lansia Asal Desa Pusakajaya yang Sulit Berjalan
Untuk itu, Kadinkes berkeinginan bantu O bersama-sama dengan Pemerintah Kecamatan Cikaum, Pemerintah Desa Mekarsari, dan Puskesmas Cikaum agar bisa berkomunikasi dengan keluarganya setelah dari rumah sakit. (MGN)