4 Tahun Sakit, Mahasiswi STIESA Asal Desa Jati Butuh Bantuan Dermawan

Selasa, 23 Nopember 2021, 13:02 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sutaatmadja (STIESA) Subang Yanti Ismawati hanya bisa terlentang di atas kasur di rumahnya di Kampung Salagedang, Desa Jati, Kecamatan Cipunagara, Kabupaten Subang.

Gadis berusia 25 tahun Jurusan Akuntansi tersebut hanya bisa terlentang di atas kasur, karena menderita sakit TBC kelenjar. Yanti kini hanya dirawat oleh neneknya, Kanti (70).

Menurut Yanti, penyakit yang dideritanya saat ia sibuk-sibuknya mengurus skripsi, pada empat tahun lalu. Waktu itu, Yanti tiba-tiba saja merasakan linu pada tulang, dan badan panas dingin.

Baca juga : Pemuda Yatim Piatu Asal Pamanukan Derita TBC Butuh Bantuan Dermawan

Kondisi ini, tambah Yanti, kian hari makin memburuk. Malah, ia sempat memakai kursi roda. Berbagai upaya telah dilakukan dengan berobat ke RS Advent dan dirujuk ke RSHS Bandung.

"Saat berobat di Subang didiagnosa tipes, namun begitu diperiksa di RS Advent Bandung, saya didiagnosa TBC kelenjar," ucap Yanti kepada Lampu Hijau di rumahnya, Selasa (23/11/2021).

Diagnosa ini, kata Yanti, membuatnya harus bolak balik ke Bandung untuk berobat. Sayangnya, gadis yang bercita-cita menjadi pramugari, tersebut, tidak membaik, malah makin parah.

Baca juga : PDIP Subang Vaksinasi 350 Warga untuk Bantu Wujudkan Herd Immunity

"Kondisi sakit parah sejak dua tahun lalu. Saya hanya bisa terbaring di atas kasur, sakit kalau bersandar. Dipegang pun terasa sangat sakit," ucap Yanti.

Meski demikian, anak piatu, tersebut masih bisa makan dan minum, serta komunikasi lancar. "Makan hanya disuapin oleh nenek," ucap Yanti.

Yanti berharap bisa sembuh kembali karena masih ada cita-cita yang ingin dicapainya. "Mohon bantuannya, saya berharap bisa sembuh. Cita-cita saya jadi pramugari," ucapnya. (MGN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal